Oposisi Korsel Gunakan Gas Air Mata Di Dalam Parlemen

Seorang anggota partai oposisi Korea Selatan, Kim Sun-dong, melemparkan gas air mata bubuk kepada Wakil Ketua Parlemen saat pidato. Aksi Kim Sun-dong ini bagian dari upayanya menggalkan upaya parlemen Korsel meratifikasi perjanjian perdagangan bebas dengan Amerika Serikat.

Sebuah video yang diunggah oleh Yonhap terlihat bagaimana gas air mata itu jatuh tepat di depan Wakil Ketua Parlemen, Chung Eui-hwa. Chung terlihat menyeka matanya sebentar, sebelum akhirnya dikerumuni oleh anggota separtainya.

Chung sendiri berasal dari partai berkuasa, Grand National Party, sebuah partai beraliran konservatif dan pro-neoliberal di Korsel. Sedangkan Kim Sun-dong, si pelaku pelemparan gas itu, berasal dari partai Demokratik.

Bagi para oposisi, fakta perdagangan bebas Korsel-AS itu akan merugikan kepentingan nasional Korea Selatan. Selain itu, rakyat pekerja di Korea Selatan juga akan menderita banyak kerugian akibat de-industrialisasi.

Selain itu, perjanjian itu juga akan membawa pemerintah Korsel dalam pengadilan Arbitrase Internasional jika terjadi sengketa dengan pihak investor. Hal itu dianggap akan menghilangkan kedaulatan pemerintah nasional.

Partai berkuasa, yang punya kursi 169 dari 295 kursi di parlemen, berhasil mendorong agenda perdagangan bebas itu tanpa hambatan berarti. Anggota partai oposisi hanya bisa berteriak “pergi kau, penghianat. Tidak ada FTA.”

Pihak oposisi juga menuding partai berkuasa telah disuap oleh Amerika Serikat.

Fenomena gas air mata dan semprotan merica sedang hangat di media massa. Ini terjadi terutama setelah Polisi AS menggunakan semprotan merica untuk membubaskan protes damai. Para pengguna internet membuat sejumlah gambar untuk menyindir kelakuan buruk Polisi AS itu.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • pipin

    mantap, ayo terus berjuang…..tumbangkan segala bentuk ketidakadilan di bumi ini.