Obama: Pendudukan Di Afghanistan Akan Berakhir Dalam Setahun Ini

Pembantu Presiden Barack Obama bersikeras bahwa pendudukan brutal di Afghanistan akan segera berakhir dalam satu tahun ini, setelah sebelumnya komandan tentara AS menegaskan bahwa pendudukan masih akan terus berlanjut.

Panglima pasukan pendudukan Jenderal David Petraeus mengatakan kepada para wartawan di akhir pekan bahwa tanggal penarikan “tidak mutlak”, tapi dilihat sebagai sebuah pesan mendesak.

Menteri Pertahanan AS Robert Gates mengungkapkan adanya kekacauan diantara pejabat tinggi AS ketika ia terpaksa seperti menampar sendiri 5 jenderalnya saat mengatakan, “ tanggalnya adalah sekarang, tidak bisa ditawar lagi.”

9 tahun pendudukan di Afghanistan, yang dimulai oleh Presiden George W Bush di tahun 2001, telah menewaskan sedikitnya 2.000 tentara pendudukan dari barat, dan kembali 3 orang tentara AS ditembak mati oleh kelompok pemberontak kemarin.

Jumlah penduduk sipil Afghanistan yang tewas selama invasi pasukan AS dan berikut perang melawan Taliban sudah tidak terhitung banyaknya.

Desakan pemerintah AS untuk segera menarik pasukannya di Afghanistan datang setelah Presiden Hamid Karzai mengancam akan menutup dalam empat bulan ini seluruh pasukan pribadinya, yang telah diperbantukan pada pasukan AS selama pendudukan.

Presiden Karzai bersikeras menuding prajurit bayaran tidak “kompeten” dan menuduh kontraktor pasukan bayaran penuh korupsi dan menghalangi kemampuan pemerintah Afghanistan untuk mengontrol pejabatnya sendiri.

Hampir 30.000 pasukan bayaran bersenjata yang dipekerjakan oleh 50 perusahaan yang terdaftar untuk memberikan jaminan keamanan pada misi diplomatik dan agen bantuan internasional, namun Presiden Karzai menuding mereka seringkali mengabaikan Undang-Undang.

Diperkirakan 19.000 pasukan bayaran bekerja pada perusahaan keamanan swasta yang dikontrak oleh militer AS.

Bulan yang lalu, ribuan warga Afghanistan yang marah mengeluarkan kata-kata; “mati kau Amerika!” setelah SUV yang dikendarai pasukan yang dikontrak AS dari perusahaan DynCorp International, telah membunuh empat karyawan lokal.

Larangan Presiden Karzai mengikuti pemerintah Irak yang beberapa tahun terakhir melawan pasukan bayaran yang dipergunakan untuk mengembalikan pasukan pendudukan AS di negerinya.

Kemarahan atas pembunuhan warga sipil oleh kelompok bersenjata yang bekerja untuk perusahaan swasta keamanan Blackwater – dan ketidakmampuan jaksa Irak untuk mengajukan tuntutan terhadap pelaku pembunuhan karena perlindungan oleh negara – menghasilkan keputusan untuk mengakhiri kekebalan hukum tentara bayaran. (Morning Star Online)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut