Muswil PRD Sulsel: PRD Siap Mewarnai Pemilu 2019

Muswil PRD Sulsel

Partai Rakyat Demokratik (PRD) menyatakan kesiapannya untuk bertarung di Pemilu 2019. Untuk kebutuhan itu, PRD sedang memperluas struktur partai dan merekrut sebanyak-banyaknya anggota.

Kesiapan tersebut ditegaskan kembali oleh Sekretaris Jenderal PRD, Dominggus Oktavianus, saat menyampaikan pidato politik di pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-7 PRD Sulawesi Selatan di Ballroom Hotel Hertasning, jalan Hertasning Raya Nomor 58 Makassar, Kamis (11/6/2015).

Menurut Dominggus, dengan pengalaman sebagai partai gerakan selama 19 tahun, PRD optimis bisa mengejar target pemenuhan struktur sesuai syarat yang diharuskan oleh Undang-Undang (UU) Partai Politik, yakni memiliki kepengurusan di seluruh Provinsi, 75 persen kabupaten/kota di provinsi bersangkutan, dan 50 persen kecamatan di kabupaten/kota bersangkutan.

“Kita akan maju ke pemilu dengan membawa Pancasila sebagai dasarnya, Trisakti jalannya, dan Republik Indonesia Keempat atau Masyarakat Adil dan Makmur sebagai tujuannya,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua KPW PRD Sulsel, Babra Kamal, saat menyampaikan pidato sambutan. Kata dia, PRD Sulsel kini sedang melakukan penstrukturan kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, dan komite basis.

Selain kerja penstrukturan, kata Babra, pihaknya juga melakukan pendidikan politik kepada setiap anggota baru. Dengan begitu, setiap anggota yang baru bergabung memahami perjuangan dan cita-cita politik partai berlambang bintang gerigi ini.

“Kita beda dengan partai-partai yang ada sekarang, yang hanya mengandalkan politik uang dan mengejar kepentingan politik sempit. PRD berkepentingan memajukan kesadaran politik rakyat untuk mewujudkan cita-cita Republik Indonesia Keempat atau Masyarakat Adil dan Makmur,” terangnya.

Acara pembukaan Muswil ke-7 ini dihadiri oleh 500-an anggota dan kader PRD dari berbagai kabupaten/kota di Sulsel. Selain itu, hadir pula Sekjend PRD, Dominggus Oktavianus, dan sejumlah petinggi partai politik tingkat Sulsel, akademisi, dan budayawan.

Muswil yang mengambil tema Dengan Jalan Persatuan Nasional Mewujudkan Indonesia Yang Berdaulat, Berdikari, dan Berkepribadian (TRISAKTI) ini juga menghadirkan organisasi massa yang bernaung di bawah PRD, seperti Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI), Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI), dan Aksi Perempuan Indonesia (API) Kartini.

Selain menampilkan pidato sambutan dari pimpinan PRD dan sejumlah tokoh undangan, acara pembukaan Muswil ke-7 PRD Sulsel juga dimeriahkan dengan pementasan tari Padduppa dan Angngaru oleh sanggar seni Kesatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (KEPMI) Bone.

Acara Muswil ini direncanakan berlangsung 2 hari, yakni 11 dan 12 Juni 2015. Nantinya, selain melahirkan keputusan penting terkait program kerja di bidang ideologi, politik, dan organisasi, Muswil ke-7 PRD Sulsel ini juga akan menunjuk kepengurusan baru KPW PRD Sulsel Periode 2015-2020.

Qalbu Fitrah/Enhal Mappatoba

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut