Mari Terus Kita Perjuangkan Cita-cita Para Pahlawan Bangsa

BK-patung.jpg

Di Surabaya, 68 tahun lalu, para Pemuda dengan semangat menggelora, bersenjata seadanya, tanpa pamrih bertempur gagah berani, hidup-mati, berjuang menghadapi gempuran tentara Kolonial yang akan menjajah kembali Indonesia.

Mereka rela mati demi martabat bangsanya: Indonesia Merdeka! Karena hanya dengan kemerdekaan itu bangsa Indonesia bisa membangun masyarakat adil makmur, lahir dan batin.

Kini, semangat patriotisme itu terkikis habis! Indonesia kembali dikuasai imperialisme. Semua ini akibat keblingeran para pemimpin kita yang bermental inlander, calo modal asing, dan korup!

Imperialisme bisa berupa sistem mempengaruhi ekonomi negeri atau bangsa lain. Ia tak usah dijalankan dengan pedang, bedil, meriam atau kapal perang, tak usah berupa perluasan daerah dengan kekerasan senjata, tetapi berjalan dengan putar lidah atau cara halus saja.

Apa cita-cita para Pahlawan Pendahulu kita itu?

Mari kita camkan, mari kita pegang teguh, mari terus kita perjuangkan cita-cita para Pahlawan Bangsa itu, agar kita tidak menjadi pengkhianat atas perjuangan para pendahulu kita itu!

Apakah kita mau Indonesia merdeka yang kaum kapitalnya merajalela ataukah yang semua rakyatnya sejahtera?

Kita bangsa besar, kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek, daripada makan bistik tetapi menjadi budak!

Suatu Bangsa hanyalah menjadi kuat kalau patriotismenya meliputi patriotisme ekonomi.

Ekonomi Indonesia akan bersifat Indonesia, sistem politik Indonesia akan bersifat Indonesia, masyarakat kami akan bersifat Indonesia, dan semua itu akan didasarkan kokoh kuat atas warisan kulturil dan spirituil bangsa kami.

Yakinlah kemerdekaan satu negara yang didirikan di atas pengorbanan ribuan jiwa, harta benda rakyat dan bangsanya tidak akan dapat dilenyapkan oleh siapapun juga.

Itulah amanat Para Pendahulu kita, SELAMAT HARI PAHLAWAN!

Salam Gotong Royong

Agus Jabo Priyono

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut