Maradona Hadiri Kampanye Kandidat Sosialis Venezuela

Bintang sepak bola Argentina, Diego Armando Maradona, menghadiri kampanye kandidat Presiden kubu sosialis, Nicolas Maduro, menjelang Pilpres tanggal 14 April 2013.

Legenda sepak bola Argentina, Diego Armando Maradona, tampil di panggung utama, di Avenida Bolivar Caracas, tempat kandidat sosialis Nicolas Maduro melakukan kampanyenya.

Maradona tampak mengenakan kemeja berwarna merah, warna yang identik dengan “Chavistas”–sebutan bagi pendukung Revolusi Bolivarian, dengan tulisan “Maradona” dan nomor 10 di punggungnya. Di bagian depan kemejanya tertulis “Cristina K 2015” dan di bawahnya tertulis “Chavez Comandante”.

Ia naik di atas panggung dan berpelukan dengan kandidat sosialis, Nicolas Maduro, yang juga didaulat sebagai penerus Revolusi Bolivarian. Setelah itu, Maradona membagi-bagikan sejumlah bola yang sudah ditandatanganinya kepada pendukung Maduro.

Di atas panggung, Maradona melambaikan tangan kepada jutaaan pendukung kandidat sosialis yang sudah berkumpul di Avenida Bolivar Caracas. Ia diiringi lagu-lagu revolusioner yang dibawakan oleh musisi kerakyatan Venezuela. (Anda bisa menyimak videonya di sini)

Maradona memang sejak awal adalah pendukung Revolusi Bolivarian. Dia juga adalah pengagum setia Comandante Hugo Chavez. Ketika mendengar kabar Chavez meninggal, bintang sepak bola Argentina itu menulis di Twitternya: “Hasta siempre comandante @chavezcandanga, kami akan kehilangan dirimu selamanya #ChávezVive.”

Tak hanya itu, Maradona juga mengunggah foto dirinya bersama dengan Comandante Hugo Chavez, yang diambil pada tahun 2010, sesaat setelah Argentina tersingkir di Piala Dunia Afrika Selatan.

“Terima kasih banyak,” tulis Maradona setelah mengunggah foto tersebut.

Maradona pernah dipanggil Chavez untuk menjadi tamu khusus dalam acara talkshow mingguan,  Alo Presidente. Chavez menyebut Maradona sebagai pejuang anti-imperialisme.

“Saya percaya pada Chavez, aku adalah Chavista. Apapun yang dikerjakan Fidel Castro, apapun yang dikerjakan Hugo Chavez, bagi saya adalah baik,” kata Maradona.

Dalam pertemuan menentang perdagangan bebas Amerika Latin (FTAA), di Mar Del Plata, Argentina, pada tahun 2006, Chavez memanggil khusus Maradona naik ke panggung.

Chavez meminta Maradona menyampaikan pesan singkat kepada ratusan ribu rakyat Amerika Latin yang hadir di tempat itu. “Terima kasih aku berada di sini. Argentina punya martabat sebagai sebuah bangsa. Mari menendang Bush keluar dari sini,” ujar Maradona dalam pidato singkatnya itu.

Maradona berencana membuat tatto dengan wajah Chavez di badannya. Sebelumnya,  Maradona punya tattoo wajah Fidel di kaki kirinya, dan wajah Che Guevara di lengan kanannya.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut