Maradona Berbelasungkawa Untuk Presiden Hugo Chavez

Diego Armando Maradona (kiri) dan Presiden Hugo Chavez (kanan)

Legenda sepak bola dunia, Diego Armando Maradona, turut merasa kehilangan besar atas meninggalnya Presiden Republik Bolivarian Venezuela Hugo Chavez.

Melalui akun Twitternya, bintang sepak bola Argentina itu menulis: “Hasta siempre comandante @chavezcandanga, kami akan kehilangan dirimu selamanya #ChávezVive.”

Tak hanya itu, Maradona juga mengunggah foto dirinya bersama dengan Comandante Hugo Chavez, yang diambil pada tahun 2010, sesaat setelah Argentina tersingkir di Piala Dunia Afrika Selatan.

“Terima kasih banyak,” tulis Maradona setelah mengunggah foto tersebut.

Diego Maradona memang sangat kagum dengan Chavez. Ia memanggil Chavez dengan panggilan “Comandante”. Ia juga menyatakan Chavez sebagai kawannya.

Maradona sendiri pernah dipanggil Chavez untuk menjadi tamu khusus dalam acara talkshow mingguan,  Alo Presidente. Chavez menyebut Argentina sebagai pejuang anti-imperialisme.

“Saya percaya pada Chavez, aku adalah Chavista. Apapun yang dikerjakan Fidel Castro, apapun yang dikerjakan Hugo Chavez, bagi saya adalah baik,” kata Maradona.

Dalam pertemuan menentang perdagangan bebas Amerika Latin (FTAA), di Mar Del Plata, Argentina, pada tahun 2006, Chavez memanggil khusus Maradona naik ke panggung.

Chavez meminta Maradona menyampaikan pesan singkat kepada ratusan ribu rakyat Amerika Latin yang hadir di tempat itu. “Terima kasih aku berada di sini. Argentina punya martabat sebagai sebuah bangsa. Mari menendang Bush keluar dari sini,” ujar Maradona dalam pidato singkatnya itu.

Maradona berencana membuat tatto dengan wajah Chavez di badannya. Sebelumnya,  Maradona punya tattoo wajah Fidel di kaki kirinya, dan wajah Che Guevara di lengan kanannya.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut