Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Yogya Bakar Foto SBY

Aksi massa yang digelar oleh Gerakan Rakyat Tolak Kenaikan harga BBM di pertigaan depan kampus UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta, Senin (17/6)

Seratusan massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Tolak Kenaikan harga BBM menggelar aksi massa di pertigaan depan Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Senin (17/6/2013). Mereka menolak rencana pemerintahan SBY menaikkan harga BBM.

Dalam aksinya, mahasiswa membentuk lingkaran di badan jalan sambil menggelar orasi secara bergantian. Namun, tak lama setelah mahasiswa mulai menggelar orasi, mereka menahan sebuah mobil box yang sedang melintas di jalan tersebut.

Mobil box tersebut kemudian menjadi panggung orasi mahasiswa. Dalam orasinya, mahasiswa menyerukan nasionalisasi terhadap aset strategis, termasuk perusahaan migas asing, di bawah kontrol rakyat. Setelah berselang 15 menit, mahasiswa pun melepas mobil box tersebut.

Namun, tak lama kemudian, mahasiswa kembali menyandera sebuah truk pengangkut tabung elpiji milik Pertamina. Mahasiswa kembali menjadikan truk pengangkut elpiji itu sebagai panggung orasi. Aksi penyanderaan itu berlangsung selama kurang lebih 30 menit.

Dalam aksinya, mahasiswa juga membakar keranda dan foto bergambar Presiden SBY. Menurut mahasiswa, pembakaran keranda dan foto tersebut sebagai bentuk perlawanan terhadap rezim SBY-Boediono yang pro-imperialisme dan anti-rakyat.

Dalam aksinya, mahasiswa juga menyerukan pencabutan semua regulasi yang melegalkan praktek neoliberalisme di Indonesia, termasuk UU nomor 22 tahun 2001 tentang migas. Aksi massa ini kemudian ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap.

Gerakan Rakyat Tolak Kenaikan Harga BBM merupakan gabungan dari bebeberapa organisasi, seperti SMI, SEKBER, LMND, Pembebasan, KPO-PRP, GPII, ARENA, KBM UAD, Perempuan Mahardika, dan FPBI.

Ardy

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut