Mahasiswa UWK Kritik SBY Melalui Aksi Simpatik

SURABAYA (BO)– Puluhan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Wijaya Kusumah (UWK) menggelar aksi simpati di Surabaya, Kamis, 27 Oktober 2011. Mereka mengeritik kepemimpinan SBY-Budiono yang dinilai gagal.

Dari pantauan Berdakari Online, para mahasiswa terlihat membagi-bagikan bunga dan selebaran kepada para pengguna jalan. Selebaran yang dibagikan berisi seruan agar SBY-Budiono segera meletakkan jabatan.

“Kepemimpinan SBY-Budiono hanya menambah kesengaraan rakyat. Kehidupan rakyat semakin sulit. Harga-harga kebutuhan pokok semakin mahal,” kata Moelyadi, Presiden BEM UWK Surabaya.

Ia juga menganggap SBY-Budiono tidak bisa melindungi kepentingan nasional. Bahkan, SBY-Budiono menjadi perpanjangan tangan dari kepentingan negeri-negeri imperialis untuk menguras kekayaan alam Indonesia.

Menurut Moelyadi, kebijakan neoliberal yang ditempuh SBY-Budiono saat ini sangat bertentangan dengan semangat pasal 33 UUD 1945.

Dalam aksi simpatik itu, BEM UWK menyerukan kepada rakyat untuk terlibat dalam aksi bersama besok, 28 Oktober 2011, bertepatan dengan peringatan 83 tahun Sumpah Pemuda.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut