Mahasiswa Unair Kecam Korupsi Di Kemendiknas

Pengakuan Nazaruddin membuka banyak borok korupsi di Negeri ini. Salah satunya di Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). Menurut pengakuan mantan bendahara umum partai demokrat itu, dirinya juga terlibat dalam proyek pengadaan sarana peningkatan mutu pendidikan di Kemendiknas.

Hal itu membuat marah mahasiswa. Siang tadi, Rabu (20/7), puluhan aktivis Forum Advokasi Mahasiswa (FAM) Unair menggelar aksi teatrikal untuk memprotes praktik korupsi tersebut. Aksi tersebut digelar tepat di depan pintu masuk kampus B Unair.

Mahasiswa mengaku sangat prihatin dengan kasus korupsi di Kemendiknas yang merugikan negara bernilai milyaran itu. “Dunia pendidikan yang semestinya untuk membangun karakter dan mendidik generasi bangsa, ternyata pemegang kebijakannya melakukan korupsi terhadap anggaran pendidikan,” kata Mochammad Rissalah Qottada, ketua FAM Unair.

Mochammad Risallah menambahkan, politik korupsi tersebut telah menggerogoti anggaran subsidi pendidikan, yang semestinya di peruntukan untuk operasional pendidikan Indonesia.

Ironisnya lagi, kata Risallah, terkuaknya kasus korupsi di kemendiknas ini hampir bersamaan dengan terjadinya kasus kenaikan biaya pendidikan di berbagai PTN dan sekolah di seluruh Indonesia, termasuk di Universitas Airlangga.

Untuk itu, dalam tuntutannya, FAM Unair mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengusut tuntas kasus korupsi di Kemendiknas itu.

Selain itu, guna memberikan desakan politik kepada KPK supaya pro-aktif mengusut kasus itu, maka FAM Unair juga mengajak seluruh civitas akademika di kampus Unair untuk menggalang sebuah petisi bersama.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut