Mahasiswa Tuntut Pemerintah Segera Nasionalisasi Freeport

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas untuk Pergerakan Aktivis Indonesia (Suropati) menggelar aksi massa di depan kantor PT Freeport Indonesia, di Kuningan, Jakarta, Jumat (18/12/2015).

Dalam aksi tersebut, massa Suropati menuntut agar pemerintahan Jokowi-JK segera menasionalisasi aset kekayaan bangsa yang selama ini dikuasai oleh Freeport.

“Segera nasionalisasi aset bangsa yang dikuasai Freeport dan harus dikelola oleh bangsa sendiri,” ujar koordinator aksi, Aditya Iskandar, dalam orasinya di aksi tersebut.

Aditya menjelaskan, jalan nasionalisasi merupakan harga mati untuk menyajahterakan rakyat Indonesia. Sebab, sudah hampir setengah abad Freeport mengeruk kekayaan alam di bumi Papua, yang makmur hanya bos Freeport di Amerika Serikat.

“Tambang emas, tembaga dan perak di bumi Papua dirampok habis selama 48 tahun oleh PT Freeport. Mereka merampok habis untuk membangun gaya hidup mewah kota New York dan kota besar lain di Amerika,” katanya.

Ironisnya, kata Aditya, Papua yang menjadi tempat keberadaan tambang emas dan tembaga itu justru merupakan provinsi termiskin dan paling terbelakang di Indonesia.

“Kita dibodohi oleh bangsa Amerima lewat kontrak karya untuk merampok tambang emas kita, hanya demi kemakmuran kota-kota di Amerika. Di sisi lain, kita saksikan Papua, dimana lokasi tambang itu berada masih miskin dan tertinggal,” tegasnya.

Dalam aksi tersebut, selain menenteng poster dan spanduk, mereka juga membakar bendera Amerika Serikat sebagai bentuk protes.

Aliansi Suropati ini merupakan gabungan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mpu Tantular, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Pusat dan Utara, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), BEM Perbanas dan Jaringan Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Sulaiman Djaya

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut