Mahasiswa Sukabumi Tolak Kenaikan BBM

SUKABUMI (BO): Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Aktivis Sukabumi untuk Rakyat (Fraksi Rakyat) menggelar aksi menolak kenaikan harga BBM, Kamis (8/3/2012). Mereka memblokir Jalan Siliwangi Palabuhan Ratu, Sukabumi.

“Rencana pemerintah menaikkan harga BBM pada bulan April mendatang akan membuat masyarakat semakin terjerumus dalam kubah kemiskinan,” kata Lui Andrian, salah seorang jubir aksi.

Lui mengatakan, kenaikan harga BBM akan memukul kehidupan buruh, nelayan dan masyarakat kecil. Selain itu, kenaikan harga BBM secara langsung akan menaikkan harga kebutuhan pokok dan tarif transportasi umum.

Sebagai bentuk kekecewaan terhadap rejim SBY-Budiono, yang sudah hampir empat kali menaikkan harga BBM, aktivis Fraksi Rakyat membakar foto SBY-Budiono. Tidak puas dengan itu, mahasiswa juga menyandera mobil plat merah yang melintas di jalan Siliwangi.

Dalam seruan politiknya, Fraksi Rakyat menyerukan agar bangsa Indonesia kembali pada semangat pasal 33 UUD 1945. “pasal 33 UUD 1945 ini menghendaki adanya pemilikan alat produksi secara sosial  dan bertentangan dengan secara total terhadap bentuk pemilikan alat produksi yang orang-perorang,” tulis Fraksi Rakyat dalam seruan politiknya.

Dengan demikian, kata aktivis Fraksi Rakyat, memperjuangkan pasal 33 bukan saja memperjuangkan kembalinya perekonomian nasional dan seluruh kekayaan alam ke tangan rakyat, tetapi sekaligus sebuah perjuangan untuk mengembalikan jiwa perekonomian nasional kita sebagaimana digariskan founding father sejak terbentuknya Republik Indonesia ini.

Rozak Daud Hobamatan

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut