Mahasiswa Siantar Melakukan Konvoi Tolak WTO

Puluhan mahasiswa gabungan dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) dan BEM Fakultas Hukum Universitas Simalungun (USI) berkonvoi dengan kendaraan bermotor di sejumlah ruas jalan di kota Pematangsiantar, Jumat (6/12).

Aksi konvoi yang, antara lain, melalui jalan Soetomo dan jalan Merdeka ini dimaksudkan untuk mengkampanyekan penolakan terhadap agenda Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) kepada masyarakat luas.

“Kita harus menolak WTO karena menghancurkan pasar dalam negeri. Termasuk pasar-pasar rakyat yang ada di Pematangsiantar ini,” kata Ketua LMND Pematangsiantar, Sabar Simbolon.

Menurut Sabar, sejak Indonesia menjadi anggota, keberadaan pasar rakyat di Indonesia semakin terpukul. Katanya, banyak yang gulung-tikar karena tergerus oleh supermarket yang digerakkan oleh modal asing.

Dalam aksinya ini LMND dan BEM Fakultas Hukum USI sengaja memilih singgah di sejumlah pasar tradisional. Salah satunya pasar Horas, yang merupakan denyut nadi perekonomian rakyat di Siantar.

Tak hanya menggelar orasi dan mimbar bebas, massa aksi juga membagi-bagikan selebaran kepada masyarakat dan para pedagang yang berada di sekitaran pasar Horas.

Usai menggelar aksinya, massa aksi LMND dan BEM Fakultas Hukum USI ini kembali ke kampus Universitas Simalungun.

Minaria Simarmata

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut