Mahasiswa Menyindir SBY Dengan Mengumpulkan Koin

Puluhan aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) menggelar aksi pengumpulan koin untuk gaji Presiden SBY. Dengan mengenakan topeng bergambar Presiden SBY, para peserta aksi mengedarkan kardus kosong untuk mengumpulkan sumbangan koin dari rakyat.

Aksi ini dilakukan di persimpangan Hotel Sahid Surabaya. Sebuah spanduk berukuran besar, dengan bertuliskan “Gerakan Recehan Dari Rakyat untuk Gaji Presiden, dipampang di pinggir jalan. Sementara seorang aktivis menyampaikan orasi-orasi mengenai tujuan aksi ini.

Menurut Ketua LMND Jatim Arif Fachruddin Ahmad, aksi ini merupakan sindiran kepada Presiden SBY, yang meminta kenaikan gaji di tengah krisis ekonomi hebat sedang melanda mayoritas rakyat.

“Keluhan Presiden itu tidak beralasan. Sebab, meskipun sudah 7 tahun belum menerima kenaikan gaji, tetapi gaji Presiden SBY masih termasuk yang tertinggi di dunia,” ujar Arif.

Dengan melontarkan keluhan mengenai gaji, Arif Fachruddin menganggap Presiden SBY seperti tidak mau tahu dengan penderitaan yang dialami oleh rakyat. “Seorang negarawan seharusnya lebih peka dengan penderitaan rakyat, ketimbang dirinya,” ujar Arif Fachruddin.

Minggu lalu, di depan peserta rapat pimpinan (rapim) TNI dan Polri 2011, Presiden SBY melontarkan keluhan mengenai gajinya yang belum naik selama 7 tahun. “Sampaikan ke seluruh jajaran TNI dan Polri, ini tahun keenam dan ketujuh, gaji presiden belum naik. Iya, ini betul,” kata SBY saat curhat di depan prajurit TNI.

Terhadap pernyataan itu, berbagai kalangan pun melontarkan kritikan pedas terhadap Presiden yang bekas Jenderal itu. Sebagian besar menganggap curhat Presiden mengenai gaji tidaklah etis.

Di jejaring sosial, seperti Facebook dan Twitter, muncul semacam gerakan moral untuk menyumbangkan koin kepada Presiden. Soal gaji bagi pejabat memang persoalan sensitif, apalagi di tengah krisis ekonomi yang melanda rakyat.

Koin akan diserahkan kepada Partai Demokrat

Aksi pengumpulan koin ini tidak dilakukan untuk sehari saja, tetapi rencananya akan dilanjutkan hingga beberapa hari ke depan. Untuk besok, LMND Surabaya berencana akan menggelar aksinya di taman Bungkul, daerah gusuran pembangunan tol tengah kota, dan kampung Stren Kali.

“Kami tidak melakukannya di kampus, sebab kampus sedang liburan,” ujar Arif Fachruddin.

Selain itu, tambah Arif Fahcruddin, uang koin yang berhasil dikumpulkan akan diserahkan kepada Presiden SBY melalui partainya, yaitu partai demokrat. “Kami akan mendatangi kantor Partai Demokrat dengan pakaian gembel, dan menyerahkan koin ini untuk diberikan kepada Presiden,” tegasnya.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut