Mahasiswa Lubuklinggau Tolak MEA

Puluhan mahasiswa di kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, menggelar aksi massa menolak pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Minggu (10/1/2016).

Mahasiswa yang merupakan gabungan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ini menggelar aksinya di Simpang RCA kota Lubuklinggau.

“Kemiskinan di Lubuklinggau naik 12,24 persen. Belum lagi angka pengangguran di usia produktif yang mencapai 6,80 persen. Bagaimana bisa berhadapan dengan MEA,” ujar koordinator aksi, Al Hafizu.

Menurut Hafiz, MEA merupakan agenda perdagangan bebas yang berpotensi menghancurkan ekonomi domestik, termasuk ekonomi rakyat di Lubuklinggau.

“Ekonomi kecil, seperti UMKM dan rumah tangga, akan tergilas oleh MEA ini. Ini hanya akan menambah jumlah kemiskinan dan pengangguran,” terang dia.

Lebih lanjut, Hafiz menegaskan, MEA yang mengusung agenda neoliberalisme bertentangan dengan visi Trisakti. Karena itu, pemerintahan Jokowi-JK harusnya menolak bergabung dengan MEA.

Dalam aksinya, mereka menuntut pemerintahan Jokowi-JK konsisten menjalankan Nawacita dan Trisakti. Mereka juga menuntut agar pemerintahan Jokowi-JK konsisten meningkatkan pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan.

Zul Apri

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut