Mahasiswa Lampung Peringati Hari HAM Sedunia

Sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam aliansi GEMPAR (Gerakan Mahasiswa Pembela Aspirasi Masyarakat) Lampung kembali turun ke jalan untuk memperingati hari hak asasi manusia (HAM) sedunia, Kamis (10/12).

Mereka melakukan aksinya di Jalan ZA Pagar Alam, dekat lampu merah Universitas Lampung (Unila). Aksi mimbar bebas ini dimulai sekitar pukul 10 pagi dan diikuti oleh puluhan mahasiswa.

Koordinator aksi Juna mengatakan, peringatan hari HAM Sedunia merupakan momen yang sangat penting untuk menyuarakan hak hak masyarakat yang selama ini hidup dalam ketertindasan. Menurutnya, banyak sekali ketidakadilan serta pelanggaran HAM yang terjadi hampir diseluruh sektor kehidupan masyarakat.

“Kita bisa menyaksikan banyak sekali bentuk pelanggaran HAM yang terjadi baik itu dalam sektor ekonomi, sosial, dan budaya seperti maraknya perampasan tanah, upah buruh murah, pendidikan yang mahal dan tidak terjangkau sehingga menyebabkan masyarakat hidup jauh dari kata layak”, pungkasnya.

Hal serupa diungkapkan oleh ketua Front Mahasiswa Nasional (FMN) Bandar Lampung, Agung. Dia menuturkan, banyak kebijakan pemerintah yang saat ini justru menodai tegaknya HAM di Indonesia.

“UU Ormas, UU PKS, MP3EI adalah beberapa bukti pelanggaran HAM oleh pemerintah dan ironisnya kebijakan tersebut masih dipertahankan oleh rezim Jokowi – JK yang sebelumnya gencar menyuarakan tegaknya HAM di Indonesia,” tandasnya.

Sementara ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Bandar Lampung, Rismayanti, mengatakan rezim Jokowi – JK secara jelas telah melakukan pelanggaran HAM terhadap rakyatnya.

“Dinaikkannya harga BBM adalah bentuk nyata pemerintah telah melakukan pelanggaran HAM terhadap rakyatnya sendiri karena masyarakat akan semakin sulit untuk memenuhi hak hak hidupnya dan hal tersebut diperparah dengan tindakan represif aparat kepada para aktivis demonstran yang menolak kenaikan harga BBM dan menyebabkan banyak korban, kita harus terus melawan,” tegasnya.

Adapun yang menjadi tuntutan aliansi GEMPAR dalam rilisnya, yakni:
1.    Tegakkan keadilan dan HAM
2.    Hentikan isu HAM sebagai jualan politik
3.    Tolak kenaikkan harga BBM
4.    Cabut UU Migas
5.    Berikan upah layak bagi buruh
6.    Hentikan perampasan tanah petani
7.    Hentikan komersialisasi,liberalisasi, privatisasi pendidikan
8.    Hentikan kriminalisasi dan tindakan represif terhadap para aktivis
9.    Tegakkan Pasal 33 UUD 1945
10.    Laksanakan reforma agraria sejati

Devin Areyansah

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut