Mahasiswa Kupang Tuntut Pembebasan Ketua LMND Sikka

Puluhan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Front Peduli Persoalan Rakyat Kota Kupang menggelar aksi massa di Markas Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (28/1).

Dalam aksinya, massa aksi menuntut pembebasan Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Sikka, Yohanes Kia Nunang, yang ditahan di Polres Maumere.

“Penangkapan kawan Yohanes jelas-jelas merupakan bentuk kriminalisasi aktivis. Yang dilakukan kawan Yohanes adalah membela rakyat, tetapi kok malah ditangkap,” ujar Ketua LMND NTT, Antonius J. Afeanpah.

Menurut Antonius, Yohanes dituding melakukan pengrusakan terhadap mobil camat Nita, Dominikus Da Silva. ‘Pada kenyataannya, mobil camat tidak memperlihatkan tanda-tanda kerusakan. Ini pelaporan yang mengada-ada,” kata Anton.

Karena itu, dalam aksinya Front Peduli Persoalan Rakyat menuntut agar Yohanes Nunang dibebaskan. Mereka juga menuntuk pihak kepolisian berhenti mengkriminalkan aktivis gerakan rakyat.

Dalam aksinya, perwakilan Front Peduli Persoalan Rakyat bertemu dengan perwakilan Polda NTT. Menanggapi tuntutan aktivis, pihak Polde menyatakan akan mempelajari kasusnya lebih dulu.

Untuk diketahui, penangkapan Yohanes Kia Nunang bermula dari aksi protes warga Palue, Sikka, pada tanggal 28 dan 29, Desember 2012 lalu. Mereka mempertanyakan tidak adanya perhatian Pemda Sikka terhadap para korban bencana letusan gunung Rokatenda.

Saat itu, camat Nita, Dominikus Mena da Silva, menyatakan dirinya tak ada urusan dengan pengungsi Rokatenda. Pernyataan itulah yang memancing kemarahan massa aksi, yang berujung pada penahanan mobil sang camat tersebut. Kasus penghadangan mobil itulah yang dijadikan dasar Camat Nita melaporkan Yohanes ke polisi.

Sementara Front Peduli Persoalan rakyat merupakan gabungan dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), dan senat mahasiswa FKIP UKAW Kupang.

Ira Sobeukum

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut