Mahasiswa Kupang Gelar Malam 1000 Lilin Untuk Chavez

Malam renungan untuk Comandante Hugo Chavez

Presiden Venezuela, Hugo Chavez, bukan hanya dianggap sebagai sosok pembebas di negerinta, tetapi juga di berbagai belahan dunia. Tidak terkecuali di Indonesia.

Di Kupang, Nusa Tenggara Timur, sejumlah organisasi mahasiswa mengorganisir acara khusus untuk mengenang Hugo Chavez dan warisannya bagi dunia. Acara itu bertajuk “Malam 1000 Lilin untuk Hugo Chavez.”

Acara ini diorganisir oleh aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Senat Mahasiswa FKIP Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Front Mahasiswa Nasional (FMN), Senat Mahasiswa FISIP Unwira, Pembebasan, dan Partai Rakyat Demokratik (PRD).

Acara “Malam 1000 Lilin untuk Chavez” itu berlangsung di Taman Nostalgia Kupang, Sabtu (9/3). Lebih dari 30-an aktivis mahasiswa dan gerakan rakyat hadir dalam acara ini.

“Chavez adalah sosok pembebas. Ia selalu berpihak pada rakyat. Semasa hidupnya, ia konsisten mengibarkan panji-panji perlawanan terhadap neokolonialisme, imperialisme, dan kapitalisme,” kata Ketua LMND NTT, Antonius J. Afeanpah.

Menurut Antonius, kepergian Hugo Chavez bukan hanya menjadi berita kehilangan bagi rakyat di negerinya, Venezuela, tetapi juga bagi rakyat tertindas di berbagai belahan dunia.

Selain acara refleksi tentang sosok Hugo Chavez dan situasi objektif Indonesia, acara ini juga disemarakkan oleh pembacaan puisi dan pementasan lagu-lagu perjuangan.

Di penghukung acara, para aktivis mahasiswa menyalakan lilin dan membacakan Doa untuk Presiden Hugo Chavez.

Ira Soebakum

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut