Mahasiswa Kecam Politik Upah Murah

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Lintas Gerakan Banyumas (LGB) menggelar aksi massa memperingati ‘Hari Buruh Sedunia’ di depan gedung Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Selasa (1/5/2012).

Dalam aksinya, mahasiswa mengecam politik upah murah yang masih berlangsung hingga sekarang. “Ini adalah ciri ekonomi neokolonialisme. Kita hanya menjadi negara penyedia tenaga kerja murah bagi korporasi asing,” kata seorang orator.

Bagi mahasiswa ini, politik upah murah sangat bertentangan dengan nilai-nilai keadilan sosial yang dianut dalam Pancasila dan UUD 1945.

Dalam aksinya, mahasiswa memblokir jalan HR Boenyamin dan kemudian menggelar mimbar bebas. Satu per satu perwakilan dari organisasi mahasiswa ini menyampaikan orasi politik.

Aksi ini juga bertepatan dengan kunjungan Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie, ke kampus Unsoed.  Mahasiswa pun mengecam kehadiran petinggi partai golkar tersebut.

“Tuntaskan kasus Lapindo, kembalikan hak-hak rakyat. Kami meminta agar Aburizal Bakrie bertanggung jawab,” kata seorang orator.

Sayangnya, ketika mahasiswa sedang menggelar aksi, Aburizal Bakrie dan rombongannya masuk melalui pintu keluar.

Aliansi LGB merupakan gabungan dari LMND, PMKRI, GMNI, IMM, BEM Universitas Muhammadiyah Purwokerto, dan LM Nasdem.

MUHAMMAD C. ADITYA

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut