Mahasiswa Dan Pelajar Chile Kembali Bergerak!

Tahun lalu, perjuangan mahasiswa di Chile menjadi sorotan dunia. Jutaan mahasiswa berbaris di jalan-jalan menentang privatisasi pendidikan. Kemarin (15/3/2012) sore, mahasiswa dan pelajar Chile kembali bergerak.

Mereka menggelar pawai. Sebagian besar peserta pawai adalah pelajar SMU dan universitas. Tetapi aksi massa ini segera diserbu oleh pasukan Carabineros—semacam pasukan PHH di Indonesia.

Itu terjadi saat mahasiswa baru saja menduduki bagian utara Parque Bustamante. Polisi datang menyerbu dengan water canon, polisi berkuda, dan gas air mata. Mahasiswa dan pelajar berusaha melawan dengan batu dan potongan kayu.

Tidak ada laporan mengenai korban ataupun massa aksi yang ditangkap. Akan tetapi, versi polisi menganggap aksi itu tidak sah. Sedangkan, di mata mahasiswa dan pelajar, protes terhadap ketidakadilan dalam pendidikan akan selaluh sah.

Peserta aksi kali ini paling banyak pelajar SMU. Mereka mengaku lelah dengan kondisi belajar yang buruk, biaya yang tinggi, dan mutu pendidikan yang tidak memadai.

Jordan Sandoval, 17 tahun, seorang pelajar di Liceo Dario Salas, mengaku punya keinginan melanjutkan studi di Universitas, namun sistim pendidikan di Chile tidak memungkinkan dirinya mendapatkannya.

“Kenapa Chile tidak bisa seperti Argentina, dimana rakyat sangat mudah untuk mengakses kuliah,” katanya.

Sandoval menyadari bahwa buruknya sistim pendidikan di negerinya adalah warisan kediktatoran dan juga kencenderungan sistim pendidikan mengarah pada komersialisasi.

“Kita harus menyingkirkan kapitalisme di negeri kita. Pemerintah lebih suka uang ketimbang membangun rakyatnya,” tegasnya.

Mahasiswa dan pelajar bertekad akan membangkitkan aksi protes tahun ini. Ini merupakan respon atas respon pemerintah yang mengabaikan tuntutan mahasiswa dan pelajar tahun lalu.

RAYMOND SAMUEL

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut