Mahasiswa Buol Kembali Turun Ke Jalan

Jumat, 18 Juni 2010 | 14.45 WIB | Kabar Rakyat

BUOL, Berdikari Online: Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Buol Bersatu (AKBAR) kembali turun ke jalan, Kamis (18/6). Mereka menuntut Bupati Buol saat ini, Amran Batalipu, segera mengundurkan diri dari jabatannya karena tersangkut korupsi dan kebijakan anti-rakyat.

Di depan kantor Bupati Buol, mahasiswa menggelar aksi teatrikal berupa pemakaian topeng bergambar wajah sang Bupati. Disamping itu, mereka juga membawa keranda mayat, sebagai penggambaran atas matinya harapan rakyat Buol terhadap pemerintahan.

Tidak berhenti di situ, sebelum mengakhiri aksinya, mahasiswa membakar keranda mayat itu sebagai ekspresi desakan rakyat untuk mengakhiri pemerintahan Amran Batalipu.

Setelah mengekspresikan tuntutan di depan kantor Bupati, mahasiswa mulai menggeser aksinya ke kantor DPRD Buol. Mereka menempelkan sticker-sticker bertuliskan “Amran Batalipu Harus Turun, Harga Mati Bagi Rakyat Buol” di kendaraan publik dan saranan umum.

Di kantor DPRD, mahasiswa diterima berdialog dengan Panitia Kerja LHP BPK, Nasir Daimaroto, selaku ketua panitia. Kepada mahasiswa, Panitia Kerja menjanjikan akan segera mengumunkan hasil kesimpulan soal temuan BPK kepada rakyat dalam dua minggu ke depan. (Rh)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut