Mahasiswa Bau-Bau Datangi Mapolres

Kamis, 27 Mei 2010 | 00.51 WIB | Kabar Rakyat

BAU-BAU, Berdikari Online: Sedikitnya 200-an orang mahasiswa dari berbagai kampus di Bau-Bau, Sulawesi Tenggara, mendatangi markas Polresta Bau-Bau, Rabu (26/5). Mereka menuntut Polres Bau-Bau segera membebaskan aktivis mahasiswa dan warga Telaga Raya.

Dengan mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Bersatu (AMB), mereka menuntut kepolisian bertindak netral dan tidak mengkriminalkan aksi-aksi perjuangan rakyat. Mereka juga mengutuk sikap Pemda Buton yang telah menjadi pelindung kepentingan PT.AMI.

“Pihak PT.AMI, Polres, dan Pemda telah membangun persekongkolan keji. Mereka telah bersama-sama menindas dan merampas hak-hak warga Telaga Raya,” ujar Arie, perwakilan LMND, saat menyampaikan orasinya dalam aksi tadi.

Arie menjelaskan, Polisi seharusnya menangkap pengusaha PT.AMI karena telah menyerobot tanah milik warga, bukan menangkap aktivis dan para warganya.

Aliansi Mahasiswa Bersatu merupakan gabungan dari berbagai organisasi mahasiswa se-Bau-Bau, diantaranya LMND, Permahi, HMI, IMM, BEM FH Unidayan, KAMMI, BEM FE Unidayan, ILMISPI, HMI-MPO, BEM STAI, IPNU, Mapatek Unidayan, IMCI Bau-Bau, dan BEM UMB.

Selain mendapat dukungan dari berbagai organisasi mahasiswa, perjuangan mahasiswa dan warga Telaga Raya juga mendapat dukungan dari pimpinan kampus STIKES IST Buton. (Ulf)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut