Madonna Serukan Perdamaian Di Timur Tengah

Bintang pop dunia, Madonna, yang sedang memulai konser dunianya di Tel Aviv, Israel, menyerukkan perdamaian di Timur Tengah. Di hadapan puluhan ribu penggemarnya, Madonna mengaku membawa misi perdamaian diantara sesama manusia tanpa memandang agama, ras, dan orientasi seksual.

“Saya memulai tour duniaku di Israel karena alasan spesifik dan penting,” kata Madonna. Ia meminta semua konflik di Timur tengah, termasuk konflik yang sudah berusia ribuan tahun, agar dihentikan.

“Kamu tidak bisa menjadi penggemar saya tanpa mencintai perdamaian di dunia,” katanya dengan suara lantang.

Madona telah menggunakan sela-sela konsernya untuk orasi politik. “Kita semua adalah putra-putri alam semesta dan kita semua adalah manusia,” katanya saat berbicara di depan penggemarnya.

“Dan apakah kita adalah Muslim, Yahudi, Kristen, Budha, atheis, gay, lurus, hitam, putih, Asia … kita semua adalah manusia. Kita semua berdarah warna yang sama.. Kita semua ingin mencintai dan dicintai,” katanya.

Kabarnya, dalam konser ini Madonna membagikan tiket gratis untuk organisasi perdamaian dari Israel dan Palestina. Namun, tidak semua organisasi mau menerima tiket tersebut.

Diantaranya adalah Anarchists Against the Wall dan Sheikh Jarrah Movement. Sebelum acara tersebut, kelompok ini menyerukan agar Madonna membatalkan konsernya di Israel.

Kedua kelompok ini menganggap Madonna telah mengabaikan kebijakan apartheid Israel terhadap Palestina. Keduanya juga menganggap Madonna berbicara perdamaian dengan memisahkannya dari soal politik.

Juga patut dicatat, dalam pembicaraan soal perdamaian, Madonna tidak menyindir partisipasi negerinya, yaitu AS, dalam memperkeruh suasana di Timur-Tengah.

RAYMOND SAMUEL

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut