Long March Petani Jambi: Petani Tiba Di Kabupaten Ogan Ilir

Derap langkah petani Jambi makin mantap. Memasuki hari ke-12, para petani peserta aksi long march Jambi-Jakarta (1000 km) sudah menginjakkan kaki di kota Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.

Jumlah peserta long-march masih 38 orang. Selain itu, 7 aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) Palembang turut berjalan kaki bersama petani hingga ke Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Koordinator aksi long-march, Andi Syaputra, mengatakan semangat dan militansi petani makin bertambah berkat dukungan aktivis pergerakan di Sumsel dan dukungan rakyat di sepanjang jalan.

“Di sepanjang jalan kami mendapat dukungan rakyat. Mereka sangat antusias dengan perjuangan kami. Dukungan kawan-kawan pergerakan di Palembang juga cukup besar,” ujar Andi.

Andi menceritakan, ketika barisan petani memasuki daerah Kertapati, Palembang, warga setempat ingin menukar caping petani dengan topi. “Katanya, itu kenang-kenangan dan sekaligus bentuk solidaritas perjuangan,” tutur Andi.

Selain itu, di sepanjang perjalanan, petani juga tak putus-putusnya menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Di samping itu, petani juga melakukan orasi secara bergantian di sepanjang perjalanan.

Berbeda dengan aksi di hari-hari sebelumnya, aksi hari ke-12 ini mulai mendapat pengawalan polisi: 2 orang dari Polda Jambi, 1 dari Polres Batanghari, dan 1 orang dari Polres Sarolangun.

“Katanya, pak Polisi itu akan mengawal kami sampai ke Jakarta. Sejauh ini mereka hanya mengawasi perjalanan kami,” kata Andi.

Malam ini, petani akan menginap di kantor DPC PDI Perjuangan kota Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir. Besok pagi, petani kembali akan mengayunkan langkah menuju Jakarta.

Andi Nursal

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut