Long March Petani Jambi-Mesuji Tiba Di Kabupaten Serang

Aksi jalan kaki yang dilakukan oleh puluhan petani dari Jambi bersama petani Mesuji (Lampung) sudah memasuki wilayah kecamatan Cikande, Serang, Banten, Minggu (20/1)

Diperkirakan, petani Jambi-Mesuji ini sudah akan tiba di Jakarta pada hari Selasa  (22/1). Selanjutnya, setelah beristirahat dan memulihkan kondisi fisik, petani Jambi-Mesuji bersama gerakan rakyat di Jakarta akan menggelar rally ke Istana Negara pada hari Rabu (23/1).

“Kemungkinan besar, kalau tak ada halangan, kami sudah menginjakkan kaki di Jakarta besok,” ujar Koordinator aksi Jalan Kaki 1000 km petani Jambi, Andi Syaputra, di Serang, Senin (22/1) .

Andi Syaputra mengatakan, para petani malam ini beristirahat di Mushollah Al-Ikhlas, yang terletak di samping Polsek Cikande, Serang. Petani peserta aksi yang masih bertahan berjumlah 74 orang.

Jarak yang ditempuh petani Jambi sudah berkisar 800-an kilometer. Perjalanan itu sudah memakan waktu 40 hari. Petani Jambi memulai aksi jalan kakinya pada tanggal 12 Desember 2012 lalu.

“Karena jarak yang kami tempuh sudah sangat jauh, ditambah lagi kondisi cuaca yang kadang hujan, kondisi fisik petani sudah agak menurun,” ujar Andi Syaputra.

Meskipun demikian, Andi mengakui, keinginan petani menyampaikan tuntutan kepada Presiden SBY secara langsung mendorong petani tetap bersemangat dan pantang surut.

Ada beberapa tuntutan mendesak yang akan disampaikan petani Jambi-Mesuji, yakni penyelesaian konflik agraria di Indonesia, khususnya di Jambi (Kunangan Jaya II, Mekar Jaya, dan SAD 113) dan Mesuji (Lampung) dan menuntut SBY segera menjalankan pasal 33 UUD 1945 dan UUPA 1960.

Didukung Mahasiswa

Dalam aksi long-march hari ke-40 tadi, petani Jambi-Mesuji memulai aksinya dari lapangan Kopassus Serang, Banten.

Begitu tiba di perempatan lampu merah kota Serang, para petani disambut oleh puluhan mahasiswa dari Front Aksi Mahasiswa (FAM) STIE Bangsa dan FAM IAIN Sultan Maulana Hasanuddin.

Para petani menyambut petani sembari menggelar orasi-orasi politik berisi dukungan terhadap perjuangan petani. Tak hanya itu, mahasiswa juga turut mengawal dan mengantarkan petani hingga perbatasan kota Serang.

Andi Nursal

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut