LMND Surabaya Tolak Pertemuan APEC

Tolak APEC.jpg

Puluhan aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) kota Surabaya menggelar aksi massa untuk menolak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC di Bali. Aksi massa tersebut digelar di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (8/10/2013).

Menurut humas aksi LMND Surabaya, Nauval, pertemuan APEC di Bali tersebut hanya dijadikan legitimasi oleh pemerintah untuk menggadaikan dan menjual negeri ini untuk kepentingan asing.

“Kami menyerukan kepada seluruh rakyat untuk menolak pertemuan tersebut dan mendesak pemerintahan SBY untuk menghentikan pertemuan itu,” katanya.

Nauval membeberkan beberapa alasan mengapa KTT APEC tersebut mesti ditolak. Menurutnya, APEC adalah forum para pebisnis dengan memanfaatkan dukungan negara. “Sebanyak 1200 orang CEO perusahaan internasional mensponsori acara elit tersebut,” katanya.

Selain itu, kata dia, APEC juga melibatkan lembaga keuangan internasional seperti, Monetary Fund (IMF), Bank Dunia (WB) dan Asian Development Bank (ADB). Melalui kerjasama APEC, ungkap dia, lembaga-lembaga tersebut menjerat negara-negara miskin dengan utang.

Lebih lanjut Nauval menjelaskan, kerjasama APEC, yang didalamnya ada negara-negara imperialis seperti AS, menjadi ajang untuk memaksakan perdagangan bebas dan liberalisasi ekonomi.

“APEC membawa agenda liberalisasi investasi, mendorong negara untuk membuka semua sektor bagi modal asing untuk menguasai perusahaan di sebuah negara secara mayoritas,” katanya.

LMND Surabaya mendesak agar pemerintah Indonesia keluar dari APEC. Selain itu, mereka juga menuntut agar pemerintah mengatur perekonomian nasional sesuai mandat pasal 33 UUD 1945.

Dalam aksi tersebut sejumlah massa aksi menempelkan tulisan nama sejumlah negara-negara besar anggota APEC. Negara-negara tersebut dianggap paling mengambil keuntungan dalam APEC.

Kamaruddin Koto

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut