LMND Sultra Kecam Represi Terhadap Aksi Mahasiswa Di Depan Istana

Tindakan represif aparat kepolisian terhadap aksi mahasiswa di depan Istana Negara, kemarin (24/1) mendapat kecaman keras dari puluhan anggota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kendari dan BEM Fak. Teknik Universitas Haluoleo.

Aksi dimulai di pelataran MTQ Kendari kemudian bergerak menuju kantor DPRD Sultra. Para mahasiswa ini hanya menyampaikan orasi secara bergantian, dan kemudian membacakan pernyataan sikap.

Ismail, salah seorang pengurus LMND Kendari, saat menyampaikan orasinya menegaskan bahwa represi terhadap gerakan mahasiswa merupakan bukti konkret mengenai watak tidak demokratis rejim SBY-Budiono.

Menurutnya, ketika rejim neoliberal ini sedang terpojok oleh berbagai kritik dan perlawanan rakyat, maka pendekatan represi telah menjadi senjata utama untuk menghentikan gerakan perlawanan.

Meski hendak diterima oleh anggota DPRD, tetapi para mahasiswa menolak. Mahasiswa hanya menuntut agar pernyataan sikap mereka bisa di-fax-kan ke Jakarta.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
Tags:
  • agis

    Pemerintah seharusnya segera merespon dan menyelesaikan tuntutan rakyat guna kesejahteraan rakyat,bkn malah mengintimidasi dengan kekuatan aparat segala bentuk tuntutan rakyat.
    itu bukti bahwa rezim Sby anti rakyat miskin…
    turun ja lok g sanggup mimpin…
    jangan gaji aja yg minta naik…
    “isin kang karo rakyat”