LMND Siantar Tolak Agenda Pasar Bebas ala WTO

Puluhan aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) kota Pematangsiantar menggelar aksi massa menentang agenda perdagangan bebas yang dimotori oleh Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Selasa (3/12/2013).

Yang menarik, massa aksi LMND Siantar ini sengaja memilih pasar tradisional sebagai tempat menyelenggarakan aksinya. “Agenda perdagangan bebas terbukti mematikan pasar-pasar rakyat,” kata Minaria Christyn Natalia, aktivis LMND Siantar.

Menurut Minar, pemerintah Indonesia seharusnya memperhatikan nasib pasar-pasar rakyat karena menyangkut hajat hidup rakyat banyak. Menurutnya, jika pasar rakyat dibiarkan mati, apalagi diserahkan kepada mekanisme pasar bebas, maka rakyat yang menggantungkan hidupnya dalam produksi skala kecil dan menengah akan mendapat kesulitan.

“Di Siantar ini, sebagian besar penduduknya menggantungkan ekonomi keluarga pada kegiatan perdagangan. Kalau pemerintah tidak melindungi pasar rakyat, mereka akan jadi korban,” katanya.

Dengan menenteng spanduk bertuliskan “Stop Pasar Bebas”, massa aksi LMND menggelar orasi secara bergantian di pasar Horas Pematangsiantar. Tak hanya itu, mereka juga membagi-bagikan selebaran kepada para pedagang dan pengunjung pasar.

“Kami mengajak seluruh warga Pematangsiantar untuk menolak agenda pasar bebas dari WTO ini,” seru Minar dalam orasinya.

Dalam tuntutannya, LMND Pematangsiantar menuntut pemerintah Indonesia keluar dari keanggotaan WTO. Selain itu, LMND juga menuntut pemerintah segera melaksanakan pasal 33 UUD 1945 sebagai pijakan ekonomi nasional.

Teguh Pribadi

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut