LMND Samarinda Tolak Sistim JKN

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) menggelar aksi massa di Balaikota Samarinda, Jumat (21/2/2013).

Dalam aksinya massa aksi LMND ini menyatakan penolakan terhadap berlakunya sistim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menurut mereka, konsep JKN sangat melenceng jauh dari prinsip Pancasila dan UUD 1945.

“Sistim JKN ini, yang mengacu pada UU SJSN, mewajibkan setiap warga negara membayar iuran. Itu ada dalam pasal 17 ayat (1) UU SJSN,” kata Uki, ketua LMND komisariat Universitas Mulawarman.

Menurut Uki, keharusan membayar iuran untuk mendapat layanan kesehatan lebih mirip dengan sistim asuransi sosial ketimbang sistim jaminan kesehatan.

“Kami mempertanyakan konsep JKN ini. Bagi kami, ini bukan sistim jaminan kesehatan, melainkan asuransi sosial. Makanya ada istilah peserta, pembayaran iuran, dan layanan sesuai dengan besaran iuran yang dibayarkan peserta,” terangnya.

Lebih jauh Uki menjelaskan, kendati dikatakan orang miskin ditanggung oleh negara melalui Penerima Bantuan Iuran (PBI), tetapi tidak semua penyakit dan semua layanan.

“Fakta di lapangan menunjukkan bahwa tidak semua orang miskin tercakup di dalam PBI. Data yang digunakan adalah data kemiskinan yang mengacu ke BPS,” ujarnya.

Massa aksi LMND ini diterima berdialog dengan Asisten III Pemkot Samarinda, Ridwan Tassa. Menurut dia, kendati JKN mengalami banyak kendala di lapangan, tetapi saat ini sedang dalam pembenahan.

Terkait tuntutan massa aksi LMND agar JKN ini tidak diterapkan di Samarinda, pihak Asisten III Pemkot Samarinda menegaskan bahwa hal tersebut tidak mungkin dilakukan karena hal tersebut program pemerintah pusat.

“JKN adalah merupakan kebikan nasional yang perlu diimplementasikan. Saya kira hanya persoalan teknis saja yang nantinya akan kita bicarakan lebih lanjut supaya pelayanan kesehatan ini lebih baik,” katanya.

Usai dialog, massa aksi LMND meninggalkan kantor Pemkot Samarinda.

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut