LMND Pematangsiantar Tolak RUU Kamnas

Puluhan aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) menggelar aksi massa di kantor DPRD kota Pematangsiantar, Senin (29/10/2012). Mereka menolak rencana pengesahan RUU keamanan Nasional (Kamnas).

Masa aksi LMND memulai aksinya di lapangan H Adam Malik Pematang Siantar. Kemudian, massa mulai bergerak menyusuri beberapa jalan utama kota, seperti jalan Merdeka. Mereka tak henti-hentinya berorasi di sepanjang jalan.

“RUU Kamnas ini bertujuan untuk mengamankan agenda neoliberal di Indonesia. Kita mengetahui, ekspansi modal asing di Indonesia memerlukan jaminan keamanan. Dengan demikian, tak ada alasan untuk mengesahkan RUU ini,” kata Ketua LMND Pematangsiantar, Vivin Sriwahyuni.

Vivin menambahkan, kalau  RUU Kamnas ini disahkan, sangat mungkin aksi-aksi protes massa rakyat yang menentang investasi asing akan diperhadapkan dengan TNI. Dengan demikian, eskalasi pelanggaran hak-hak rakyat juga pasti meningkat.

Vivin mengingatkan, sebagai alat pertahanan nasional, TNI/BIN mestinya berkonsentrasi untuk menjaga kedaulatan nasional, termasuk kedaulatan politik, ekonomi, dan sosial-budaya. “Kalau RUU Kamnas, TNI/BIN akan ditempatkan sebagai penjaga kepentingan neokolonialisme,” tambahnya.

Aksi massa LMND Pematangsiantar ini diakhiri di kantor DPRD. Mereka sempat berdialog dengan beberapa anggota DPRD. Salah seorang anggota DPRD Pematangsiantar, Saut Simanjuntak, menyatakan menampung aspirasi aktivis LMND.

Saut juga mengajak aktivis LMND untuk mendiskusikan persoalan ini secara terbuka.

Usai mendengar pernyataan anggota DPRD, massa aksi LMND ini meninggalkan kantor DPRD dan berkumpul kembali di lapangan Adam Malik.

Sabar Simbolon

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut