LMND Palu Kecam Pemukulan Kontributor Metro TV

Subandi Arya, koresponden Metro TV dan sekaligus wartawan media Al-khairat di Poso, Sulawesi Tengah, dipukuli oleh 20-an mahasiswa Universitas Sintuvu Maroso (Unsimar). Pemukulan terjadi di halaman kampus yang terletak di Jalan Pulau Timor nomor 1 Poso.

Menurut keterangan pers yang dikeluarkan oleh Komnas HAM perwakilan Sulteng, kuat dugaan bahwa aksi pemukulan ini dilatar-belakangi oleh pemberitaan yang ditulis oleh korban.

“Berita tersebut berjudul: Mahasiswa Rusak Fasilitas Kampus. Ini terkait dengan protes pengelolaan dana kemahasiswaan di Universitas milik Pemerintah Kabupaten Poso itu,” demikian ditulis dalam siaran pers Komnas HAM Palu.

Terkait kejadian itu, Pengurus Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) kota Palu menyampaikan kecaman atas kejadian itu dan meminta pihak kepolisian segera mengusut kejadian tersebut.

Menurut salah seorang pengurus LMND Palu, Muhammad Zainal, aksi pemukulan tersebut telah mencederai sosok mahasiswa sebagai kaum intelektual. “Sangat jelas dan terpampang doktrin perguruan tinggi yang salah satu poin menyebutkan pengabdian masyarakat, tetapi kalau mahasiswa terus mempertontonkan sikap bar-barnya maka sama halnya pengabdian masyarakat yang menjadi doktrin perguruan tinggi menjadi gagal dalam praktek.”

Zainal juga menuding aksi pemukulan ini sebagai wujud masih hadirnya praktek kekerasan dalam dunia pendidikan. “Ini merupakan warisan pendidikan bergaya kolonial yang masih terus dipertahankan oleh dunia pendidikan dalam bentuk hubungan senior dan yunior,” tegasnya.

Zainal juga mempermasalahkan ketidakmampun negara untuk menjaga hak-hak demokratis pekerja pers dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. “Negara yang berjargon kebebasan pers ini terbukti gagal menjaga pekerja pers.”

Seharusnya, jika terjadi kekeliruan atau ketidaksetujuan terhadap sebuah pemberitaan, maka seharusnya yang dipergunakan adalah hak untuk melakukan klarifikasi secara terbuka.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut