LMND Makassar Bakar Bendera Partai Pro Kenaikan Harga BBM

Aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) kota Makassar dan Orang Indonesia (OI) membakar bendera partai pendukung kenaikan harga BBM, Jumat (21/6/2013)

Sedikitnya 30-an aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Makassar kembali menggelar aksi massa menolak kenaikan harga BBM, Jumat (21/6/2013). Mereka menggelar aksinya di bawah jembatan layang (fly over) Makassar.

Dalam aksinya tersebut, LMND meluapkan kemarahannya terkait kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM dengan membakar bendera partai politik yang menyetujui kenaikan harga BBM, yakni Demokrat, Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Partai politik seharusnya mewakili suara rakyat. Namun, apa yang dilakukan partai-partai itu adalah justru membebek kebijakan neoliberal SBY-Boediono. Sekalipun kebijakan itu jelas-jelas menyengsarakan rakyat,” ujar Andi Obly, Sekretaris LMND Kota Makassar.

Ia menilai dukungan partai politik terhadap kenaikan harga BBM sebagai menifestasi hilangnya keberpihakan partai terhadap rakyat. Karena itu, bagi Andi Obly, partai yang jelas-jelas mendukung kenaikan harga BBM tidak pantas didukung lagi oleh rakyat.

Awalnya, aktivis LMND ini menggelar aksinya di depan kampus Universitas 45 Makassar. Setelah itu, mereka mulai berbaris menuju jembatan layang tol reformasi. Di sepanjang jalan massa aksi LMND ini menyanyikan lagu-lagu perjuangan.

Ketika tiba di bawah jembatan layang, aksi massa LMND ini mendapat dukungan dari kelompok pengemar Iwan Falas, Orang Indonesia (OI). Mereka kemudian bersepakat untuk menggelar aksi massa secara bersama-sama.

Dalam sikap politiknya, LMND Makassar menuntut pemerintah segera membatalkan kenaikan harga BBM. Selain itu, mereka juga menuntut agar pemerintah melaksanakan pasal 33 UUD 1945.

Enal Mappatoba

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut