LMND Galakkan Pendidikan Anggota

LMND-p.jpg

Sebagai upaya untuk mewadahi dan memajukan kesadaran berorganisasi mahasiswa, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) menggalakkan pendidikan anggota terbuka.

Dalam seminggu terakhir, LMND menggelar pendidikan anggota di tiga provinsi, yakni Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.

Di Sumatera Selatan, pendidikan digelar oleh LMND Eksekutif Kota Palembang. Pendidikan tersebut berlangsung selama tiga hari, yakni tanggal 17-19 Oktober 2014.  Para peserta pendidikan berasal dari sejumlah perguruan tinggi di kota Palembang, yakni Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah, Universitas Sriwijaya, dan Universitas Kader Bangsa.

Ketua LMND Palembang, Zul Apri, mengatakan, pendidikan anggota ini merupakan upaya untuk memperluas keanggotaan organisasi dan memajukan kesadaran mahasiswa.

“Kita ingin mahasiswa bisa berpikir kritis dan peka terhadap berbagai persoalan rakyat di sekitarnya,” kata Zul Apri.

Di Sulawesi Tengah, pendidikan digelar selama dua hari, yakni tanggal 18 dan 19 Oktober 2014. Puluhan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di kota Palu berpartisipasi dalam pendidikan ini.

Sekretaris LMND Sulawesi Tengah, Indah Indrayani A Razak, menjelaskan, materi pendidikan yang diturunkan lebih banyak soal bagaimana mengasah kesadaran berpikir, berorganisasi, dan berpolitik mahasiswa.

“Kita tidak ingin mahasiswa bersikap pasif terhadap berbagai kejadian di sekitarnya. Apalagi tidak peduli dengan persoalan yang dialami oleh bangsa ini. Kita ingin menjadikan mereka angkatan muda yang peduli dan berperan aktif dalam kemajuan bangsa,” katanya.

Di Sulawesi Tenggara, pendidikan anggota LMND melibatkan puluhan mahasiswa dari berbagai kampus di kota Kendari, seperti Universitas Haluoleo, Universitas Muhammadiyah Kendari, STAIN Kendari, STIKES Mandala Waluya, dan AMIK Catur Sakti. Pendidikan ini berlangsung tiga hari, yakni tanggal 24-26 Oktober 2014.

Ketua LMND Kota Kendari, Kardin, mengatakan bahwa pendidikan tersebut bertujuan untuk memperluas struktur dan keanggotaan LMND di berbagai kampus di kota Kendari. Selain itu, kata dia, pendidikan ini juga merupakan bentuk kontribusi LMND dalam memajukan kesadaran politik mahasiswa.

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut