LMND DIY Peringati Sumpah Pemuda

Pada hari Rabu (28/10/2015), puluhan aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan aksi tabur bunga di makam Sugondo Djojopuspito di Taman Makam Wijayabrata, Umbul Harjo, Yogyakarta.

Sugondo adalah tokoh pemuda tahun 1928 yang memimpin Kongres Pemuda Indonesia Kedua dan menghasilkan Sumpah Pemuda. Dia dikenal sebagai aktivis Persatuan Pemuda Indonesia (PPI) dan dekat dengan Partai Nasional Indonesia (PNI). Meski berjasa besar dalam Kongres Pemuda tahun 1928, hingga kini Sugondo belum diangkat sebagai pahlawan nasional.

Koordinator aksi Jamal Nurma mengatakan, aksi tabur bunga tersebut untuk mengenang sekaligus memetik semangat Sumpah Pemuda. Menurut dia, Sumpah Pemuda membuktikan kontribusi besar kaum muda dalam kelahiran nation Indonesia.

“Sudah sepatutnya, sekarang ini pemuda harus kembali bersatu, menuju kemerdekaan 100%. Mewujud Indonesia yang berdaulaulat, berdikari dan berbudaya dengan melaksanakan Trisakti dan Pasal 33 UUD 1945,” jelasnya.

Aksi tabur bunga ini berakhir pukul 11.30 WIB. Usai menggelar aksi tabur bunga, LMND DIY di bawah payung Gerakan Nasional Nasional (GNP) melanjutkan aksinya di gedung DPRD DIY.

Di gedung perwakilan rakyat tersebut,  mereka disambut oleh puluhan petani yang tergabung dalam Wahana Tri Tunggal (WTT) yang tengah melakukan aksi Mogok Makan di depan Gedung DPRD DIY.

Koordinator aksi Dana Gumilar mengatakan, sudah 87 tahun sejak tercetusnya Sumpah Pemuda, bangsa Indonesia masih memiliki banyak persoalan yang belum terselesaikan, termasuk persoalan pendidikan dan konflik agraria.

“Salah satunya didepan kita, para petani Kulon Progo yang tergabung di Wahana Tri Tunggal sedang melakukan aksi mogok makan dimulai hari senin (26/10/2015) hingga ke 15 hari kemudian terkait pembangunan Kulon Progo,” paparnya.

Aksi Gerakan Nasional Pendidikan berakhir pada pukul 16.00 WIB, dengan tuntutan: Stop liberalisasi pendidikan, Revisi UU Sisdiknas No 20 Tahun 2003, Laksanakan UU Pokok Agraria Tahun 1966, Gugat Aturan Pertanahan Dalam UU Keistimewaan DIY No 3 Tahun 2012, Cabut PP No 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan Buruh, laksanakan Trisakti, dan laksanakan Pasal 33 UUD 1945.

Medi Muamar

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid