LMND Denpasar Demo Tolak Kenaikan TDL

DENPASAR: Puluhan mahasiswa dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) menggelar aksi massa di Denpasar, Sabtu (17/7) untuk menolak keputusan pemerintah menaikkan harga TDL.

Kepada Berdikari Online, pimpinan aksi Aziez SuryoPutro Pribadi menjelaskan, bahwa aksi ini merupakan bentuk seruan luas kepada seluruh rakyat, khususnya di Denpasar, untuk melakukan perlawanan terhadap kenaikan harga TDL.

Kenaikan harga TDL, menurut Azies, telah menambah beban penderitaan rakyat di mana saja, terutama ekonomi rakyat kecil dan rumah tangga. “keputusan untuk menaikkan TDL jelas membunuh pedagang kecil, ibu rumah tangga, pelaku usaha kecil, dan masih sangat banyak yang lainnya, “ujarnya.

Dalam aksinya, aktivis LMND membawa cabe dan bawang, dua bahan pokok rumah tangga yang harganya kini sedang melangit, sebagai bentuk kegagalan pemerintah dalam mengendalikan harga dan memberi makan kepada rakyatnya.

Terkait anjuran pemerintah untuk mengurangi makan cabe, aktivis LMND menanggapi anjuran ini sebagai bentuk pernyataan paling bodoh pejabat pemerintah dalam sejarah berdirinya republik ini.

“Mereka harus turun tangan untuk mengendalikan harga, bukan melemparkan anjuran-anjuran bodoh. Kenaikan harga sembako juga didorong oleh kenaikan harga TDL,” ujar mereka.

Selain itu, mahasiswa juga menggalang sejumlah tanda-tangan dari rakyat, sebagai bentuk dukungan bersama untuk menolak kenaikan TDL.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
Tags: