Lagi, Pengobatan Gratis Dr. Ribka Tjiptaning Dilarang

SUKABUMI: Acara pengobatan gratis politisi PDIP, Dr. Ribka Tjiptaning, di Kampung Cilandak, Desa Sinarjaya, Sukabumi, kembali dibubarkan paksa oleh puluhan apparatus desa dan camat setempat, Senin (28/6).

Berdasarkan kronologi yang dikirimkan ke meja redaksi, Camat Warungkiar, Eri Ersantanto, menganggap pengobatan gratis ini dapat merugikan warganya, menimbulkan mal-praktek, karena yang melakukan adalah “anak PKI”.

Lebih jauh, kronologis ini juga membeberkan, pembubaran kegiatan sosial Dr. Ribka Tjiptaning tidak hanya terjadi sekali, namun sudah terjadi berulang-kali. Sebagi missal, pada tanggal 24 Mei 2010, acara pengobatan gratis juga dibubarkan oleh puluhan aparat kepolisian berpakaian preman.

Terkait kejadian ini, Dr. Ribka Tjiptaning mengatakan, kegiatan sosial ini bagian dari tugas selaku anggota DPR di masa reses, dimana setiap anggota DPR akan mengunjungi dapil masing-masing dan melakukan kegiatan sosial. “Acara ini sangat sah secara hukum dan politik,” ujarnya.

Secara medis, Ribka mengungkapkan, tiga orang tenaga medis yang bekerja dalam proses pengobatan gratis, yaitu dr. Hj Lydia Eka Novianti, dr Ana Patria, dan dr. Akash, adalah tenaga professional yang sudah berpengalaman.

Dengan kejadian itu, Dr. Ribka Tjiptani menganggap, ada pihak-pihak tertentu yang berusaha menghalangi aktivitasnya selaku anggota DPR dan politisi partai, dengan menyebarkan stigma yang menyesatkan mengenai “anak PKI”.

Pihaknya mendesak agar pihak kepolisian dan Komnas HAM segera bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang berusaha menghambat aktivitasnya selaku pejabat negara, warga negara Indonesia, dan politisi partai politik.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut