Kuba Jadi Tuan Rumah Kongres Metode Pendidikan Pedagogi

Sedikitnya 3600 delegasi dari 20 negara menghadiri Kongres Pedagogi 2011 di Kuba. Dimulai pada hari Selasa dan rencananya akan berlangsung selama empat hari, dimana peserta akan berdiskusi guna mencari model pendidikan inklusif dan mempertahankan identitas nasional.

Konferensi ini juga akan mendiskusikan kemajuan yang dicapai oleh Aliansi Bolivarian untuk Rakyat Amerika Latin (ALBA), yang menjadi kawasan pertama di benua itu yang bebas dari buta-huruf.

Menteri pendidikan Kuba Ena Elsa Velazquez mengatakan dalam pidato sambutannya bahwa lembaga pendidikan telah terpanggil untuk mempertahankan identitas nasional, khsusunya dalam berhadapan dengan serangan neoliberal yang menjadi trend di sektor ini.

“Kita sedang memperbaharui konsep integrasi pemimpin kita, sebuah mimpi yang sangat mungkin, dengan cara lain, mencarinya,” katanya. Lebih dari 5 juta orang belajar dan menulis dengan metode pengajaran kuba “Ya, saya bisa” (Yo, si puedo), disusul oleh Venezuela, Bolivia, Nikaragua, dan Ekuador, yang telah bergabung dengan Kuba setelah mendeklarasikan bebas buta-huruf.

Velazquez mencatat bahwa perubahan pendidikan yang dilaksanakan di Kuba merupakan respon terhadap perubahan sistim sosialis yang masih terus dijaga.

Even pada acara kongres hari Selasa menampilkan Menteri Pendidikan Bolivia Roberto Aguilar dan Menteri pendidikan Venezuela Jennifer Gil, yang berbicara soal peran teknologi baru bagi pengajaran anak-anak.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut