KSPP Gelar Pendidikan Politik Perempuan

pendidikankspp.jpg

Sebagai  upaya memajukan kesadaran dan partisipasi politik perempuan, Kelompok Studi Perempuan Pertiwi (KSPP) Pematangsiantar mengadakan pendidikan politik selama dua hari, yakni tanggal 1-2 November 2014.

Pendidikan politik ini diikuti oleh puluhan mahasiswa dari sejumlah kampus di kota Pematangsiantar, seperti Universitas Simalungun, Universitas Nomensen, dan Perguruan Tinggi Amik Tunas Bangsa.

Ketua KSPP, Minaria CN Simarmata, mengatakan bahwa salah satu hambatan dalam memperjuangkan hak-hak kaum perempuan adalah masih terbatasnya ruang politik yang bisa dipergunakan oleh kaum perempuan.

“Selama ini keterlibatan perempuan dalam politik masih sangat minim. Padahal, politik merupakan salah satu ruang untuk memperjuangkan hak-hak kaum perempuan,” kata Minaria.

Menurut Minar, pendidikan politik yang digelar oleh KSPP bisa menjadi awalan yang baik untuk memajukan gerakan politik perempuan, khususnya di Pematangsiantar. Selanjutnya, ia berharap pendidikan politik semacam ini bisa berlangsung secara regular dan terorganisir.

Dalam pendidikan ini diturunkan sejumlah materi tentang, antara lain: asal usul penindasan perempuan, sejarah gerakan perempuan Indonesia, dan perempuan di bawah neoliberalisme.

Ica, salah seorang peserta dalam pendidikan ini, mengungkapkan bahwa pendidikan ini memberikan pengetahuan baru bagi dirinya dalam mengenal akar historis penindasan perempuan dan pelembagaannya dalam sistim sosial.

“Kita sering merasa bahwa nasib perempuan hari-hari ini, termasuk diskriminasi social-ekonomi yang disandangnya, adalah sesuatu yang terberi atau takdir yang memang mesti dilakoni. Ternyata itu adalah sebuah penindasan yang punya akar sejarah,” kata dia.

Ica berharap pendidikan semacam ini bisa diluaskan dan dimassifkan. Dengan begitu, kata dia, kaum perempuan punya ruang untuk memajukan pemahaman dan kesadarannya dalam melihat realitas sosial.

Pendidikan ini diakhiri dengan nonton film bersama mengenai sejarah pergerakan perempuan sebagai inspirasi kaum-kaum perempuan untuk berjuang kembali dalam merebut kemerdekaan Indonesia seutuhnya.

Rini, Sekretaris Kelompok Studi Perempuan Pertiwi (KSPP) Pematangsiantar

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut