Kisah Buruk Soeharto Di Mata Soebandrio

Pada tahun 2000 lalu, mantan Wakil Perdana Menteri Indonesia di era tahun 1960-an, Soebandrio, menerbitkan memoar berjudul Kesaksianku Tentang G30S.

Buku memoar tersebut adalah bentuk pembelaan Subandrio terhadap tudingan sepihak yang dialamatkan kepada dirinya: terlibat G30S. Tudingan itu sungguh pahit. Tidak hanya karena Subandrio harus mendekam di penjara selama 30 tahun, tetapi juga harus memikul aib sebagai penghianat bangsa.

Namun, melalui memoarnya tersebut, Subandrio melancarkan serangan balik ke Soeharto. Ia menuding Soeharto justru telah melakukan kudeta merangkak terhadap kekuasaan Soekarno. Tak hanya itu, buku setebal 80 halaman itu juga membeberkan cacat Soeharto.

Menurut Soebandrio, Soeharto punya rekam jejak yang buruk jauh sebelum peristiwa G30S. Yang pertama, semasa di divisi Diponegoro, Soeharto menjalin relasi dengan pengusaha tionghoa, Liem Sioe Liong. Keduanya menjalankan bisnis penyelundupan berbagai barang.

Saat itu, kata Soebandrio, Soeharto berdalih bahwa bisnis penyelundupan itu untuk kepentingan Kodam Diponegoro. “Berita penyelundupan itu cepat menyebar. Semua perwira saat itu mengetahuinya,” ujar Soebandrio.

Belakangan terungkap bahwa penyelundupan itu bukan untuk kepentingan Kodam Diponegoro, melainkan untuk kepentingan pribadi Soeharto dan Liem. “Duitnya masuk ke kantong Soeharto dan Liem,” kata Soebandrio.

Kabar itu berhembus kemana-mana. Kata Soebandrio, ketika berita itu mencuat, Jenderal Ahmad Yani sangat marah. Sampai-sampai, dalam suatu kejadian, Yani menempeleng Soeharto. Soeharto dianggap mempermalukan korps Angkatan Darat (AD).

Tak hanya itu, Jenderal AH Nasution mengusulkan agar Soeharto diadili di Mahkamah Militer dan dipecat dari AD. Namun, usulan itu dimentahkan oleh Mayjend Gatot Subroto. Alasannya, Soeharto masih bisa dibina. Akhirnya, Soeharto pun disekolah di Seskoad di Bandung.

Cerita tentang Soeharto sebagai penyelundup ini bukan barang baru. Harold Crouch dalam The Army and Politics In Indonesia juga menyinggung hal tersebut. Menurut Crouch, Soeharto dicopot tahun 1959 karena keterlibatannya dalam penyelelundupan. Robert E Elson, yang menulis buku Suharto, A Political Biography (2001), juga menyinggung bisnis ilegal Soeharto tersebut.

Yang Kedua, Soeharto membangun klik di dalam tubuh Angkatan Darah (AD) saat itu. Soebandrio menyebutnya Trio Soeharto-Yoga-Ali. Awalnya, pada tahun 1959, Soeharto tiba-tiba memanggil pulang Yoga Soegama, yang saat itu masih menjabat sebagai Dubes Indonesia di Yugoslavia. Saat itu, Soeharto memanggilan Yoga untuk diberi jabatan baru: Kepala Intelijen Kostrad.

Bagi Soebandrio, pemanggilan Yoga oleh Soeharto itu bermasalah. Pertama, pemanggilan Yoga itu diluar aturan formal alias menabrak aturan. Semestinya, kata Soebandrio, yang punya otoritas memanggil Yoga itu adalah Ahmad Yani selalu Menteri/Panglima AD (Menpangad). Kedua, tujuan kepulangan Yoga ke tanah air adalah untuk mensabotase politik Bung Karno. Ketiga, untuk menghancurkan PKI.

Menurut Soebandrio, komplotan trio Soeharto-Yoga-Ali ini sudah berlangsung erat semasa di Kodam Diponegoro. Bahkan, Soeharto pernah menggunakan komplotannya ini untuk mensabotase rencana pengangkatan Kolonel Bambang Supeno sebagai Panglima Kodam Diponegoro.

Saat itu, pimpinan AD mencalonkan Kolonel Bambang Supeno sebagai Pangdam Diponegoro. Kabar itu tercium oleh Soeharto, yang saat itu masih berpangkat Letkol tetapi ‘ngebet’ sekali jadi Pangdam. Untuk meraih cita-citanya, Soeharto menggelar rapat gelap dengan sejumlah perwira di Kodam Diponegoro. Rapat itu dikoordinir oleh Yoga Soegama, yang notabene komplotan Soeharto.

Ketiga, Soebandrio juga menyingkap keterlibatan Soeharto dalam percobaan kudeta yang dirancang Tan Malaka untuk menggulingkan Kabinet Sjahrir pada tanggal 3 Juli 1946. Awalnya, kata Soebandrio, kelompok Tan Malaka mengajak semua kalangan militer di Jawa Tengah, termasuk Soeharto, dalam gerakan tersebut.

Pada tanggal 20 Juni 1946 (?), Perdana Menteri Sjahrir diculik oleh kelompok Soedarsono. “Soeharto selaku salah seorang komandan militer Surakarta terlibat dalam penculikan itu,” ujar Soebandrio.

Tanggal 2 Juli 1946, dua batalyon pasukan penculik berkumpul di markas Soeharto. Pasukan itu kemudian dikerahkan untuk menguasai aset strategis, seperti RRI dan Telkom. “Malam itu juga mereka menyusun surat pembubaran Kabinet Sjahrir dan menyusun kabinet baru yang sedianya ditandatangani oleh Presiden Soekarno esok harinya,” ungkap Soebandrio.

Tetapi percobaan kudeta itu gagal. Para pelakunya ditangkap dan ditahan. Pada saat itulah Soeharto berbalik arah, dari awalnya berkomplot dengan penculik kemudian menangkapi para penculik.

Namun, cerita tentang kelicikan Soeharto dalam peristiwa percobaan kudeta tanggal 3 Juli 1946 itu bukan cerita baru. M Yuanda Zara dalam bukunya Peristiwa 3 Juli 1946: Menguak Kudeta Pertama dalam Sejarah Indonesia juga mengungkap kelicikan Soeharto itu.

Menurut Yuanda, Soeharto sebetulnya terlibat dalam pembebasan tahanan pro-kudeta di penjara Wirogunan. Ia kemudian membawa tanahan itu ke markasnya, di Wiyoro, di mana Soedarsono sudah menunggunya.

Di malam itu juga, kata Yuanda, Mohammad Yamin Cs membuat konsep maklumat kepada Presiden Soekarno, yang isinya seolah-olah penyerahan kekausaan kepada Tan Malaka. Pembuatan konsep maklumat itu dilakukan di markas Soeharto.

Rencananya, maklumat itu akan dibawa oleh Soedarsono esok paginya, 3 Juli 1946, ke Presiden Soekarno. Dengan liciknya, Soeharto membocorkan info ini ke pihak Istana dan sekaligus memberitahu rencana Soedarsono ke Istana. Alhasil, pada tanggal 3 Juli 1946, ketika Soedarsono ke Istana Presiden, ia dengan gampang dilucuti oleh pasukan pengawal Presiden.

Padahal, sebelumnya Bung Karno pernah memerintahkan Soeharto melalui pesan yang dibawa oleh Sundjojo, Ketua Pemuda Pathuk, untuk menangkap atasannya, Mayor Jenderal Sudarsono, karena dicurigai ingin merebut kekuasaan. Tetapi Soeharto menolak perintah Presiden Soekarno tersebut. Sampai-sampai Soekarno marah dan menyebut Soekarno sebagai “Opsir koppig” (opsir yang keras kepala).

Kejadian ini memperlihatkan kepada kita, betapa lihainya Soeharto dalam membaca situasi, mengambil keuntungan di dalamnya, dan secara licik tampil sebagai pahlawan. Yuanda menyebut ini strategi nglurug tanpa bala, menyerbu tanpa pasukan, tetapi memakai tangan orang lain untuk kepentingannya.

Pembaca boleh tidak setuju dengan pendapat Soebandrio ataupun ulasan saya di atas. Namun, seiring dengan dibukanya dokumen dan arsip mengenai peristiwa G30S 1965, ada baiknya membaca kembali peristiwa tersebut secara kritis. Termasuk mempertanyakan kembali keabsahan Soeharto sebagai pahlawan dibalik cerita tersebut.

Rudi Hartonopemimpin redaksi berdikarionline.com

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • Rohadi Putra Kresna

    itulah politik syarat dgn kepentingan,,,,,,,,,,,,,,,???wajar soebandrio melawan,,,ngomong ngalor ngidul,,,tapi apa yg anda ceritakan belum tentu benar,,,,???

  • mataniari hamonangan

    bung rohadi! kau paham atau tidak dengan yang kau tulis?? “soebandrio ngomong ngalor-ngidul, tapi apa yang anda ceritakan belum tentu benar??” kau pernah baca sejarah tentang kejahatan ekonomi-politik dan kemanusiaan yang dilakukan oleh (a)soeharto?? buku-buku hasil penelitian tentang ekonomi-politik, kemanusiaan dan kebudayaan indonesia paska kudeta merangkak (a)soeharto 1965?? atau kamu memang benar-benar bodoh tapi sok tau dan berkomentar?? kalau tidak tahu soal kejahatan ekonomi-politik dan kemanusiaan yang dilakukan oleh (a)soeharto, tidak usah bicara atau berkomentar kau bung!! jangan sok tau kau bung, makin kelihatan bodohnya kau!! jutaan rakyat indonesia menanggung penderitaan yang luar biasa sampai saat ini karena kejahatan ekonomi-politik dan kemanusiaan yang dilakukan (a)soeharto!! kekuasaan orde baru (a)soeharto dibangun diatas bangkai dan darah rakyat indonesia dengan tiga pilarnya yang disebut “ABG” (ABRI -sekarang TNI, BIROKRASI -pegawai negeri sipil dan terakhir GOLKAR -sekarang berubah menjadi PARTAI GOLKAR tetapi wataknya sama saja). atau kau bisa tonton film dokumenter sejarah politik yang saya buat bersama kawan-kawan yang berjudul “Kado Buat Rakyat Indonesia; Golkar sebagai partai penguasa Orde Baru” di youtube atau kau cari melalui mesin pencari google. banyak belajar kau!! jangan jadi manusia bodoh yang mudah ditipu oleh sisa-sisa orde baru dan antek-anteknya!!…

  • Avraham Naji

    bisa jadi bener banget

  • ray

    Soeharto adalah PENJAHAT

  • kec

    klo saya sangat percaya semua kejadian ini benar. soeharto dalang smua kehancuran

  • Khomaini Guevara

    Setahu saya ABCD ( ABRI, BIROKRASI, CENDANA, DPR/MPR

  • itoy

    saya jakin,.sejarah bangsa ini yg ditulis diatas,BENAR.selama masa soeharto 32 th gimana tuh yg namanya, Sioe Liong,bob hasan,ciputra , anak2nya dan kroni2nya menguasai bisnis di INDONESIA…jd ndk pantas,suharto menyandang PAHLAWAN,yg pantas unk julukan suharto,”PENJAHAT,PENGHIANAT,PERAMPOK,PENJAJAH, BANGSANYA SENDIRI,..”RAKYAT INDONESIA”…32 tahun coy,.

  • borotura

    mataniari hamonangan. dimana saya bisa lihat film dokumenter itu?

  • ali rusdy

    Saya kasihan dgn Soebandrio. Lepas penjara, bukannya malah
    merehabilitasi nama baik yg terlanjur hancur turun temurun, malah
    menyebar opini yang sulit dibuktikan tentang Soeharto. Walaupun kita
    sadar klo Soeharto itu musuh politik yg menghancurkan diri dan turunan
    Soebandrio. Harusnya Bandrio itu sadar kalo politik itu kejam. Saya
    sepakat dengan Rohadi putra Kresna: Itulah politik. Harusnya Bandrio
    menikmati masa tua dgn tenang atau melakukan rekonsiliasi dengan seluruh
    pihak demi kepentingan bangsa. Tdk usah mengungkit kisah lama tanpa
    bukti kuat, apalagi sampai mundur ke zaman sebelum 65 yang tdk ada
    korelasinya dgn peristiwa G 30 S.

  • Rekso Samudro

    Bang…, itu si Rohadi kroconya soeharto, namanya aja Rohadi Putra Kresna, Kresna nama sebutan untuk soeharto di radio komanikasi paspampres

  • willynitidihardjo

    @ali rusdy : Subandrio tidak perlu dikasihani, dan Subandrio tidak pernah menganggap suharto sebagai musuh politiknya, suharto lah yang punya ambisi kekuasaan dengan segala cara tipu daya liciknya, bukan opini yang disebar oleh Subandrio tapi sebagai negarawan cara inilah yang dipilih Subandrio untuk meluruskan fakta sejarah yang telah di jungkirbalikan oleh rezim suharto, bukti kuat tentunya Subandrio punya karena dia salah satu orang penting dalam pemerintahan Sukarno dan tau persis apa yang terjadi pada tahun 65 dan sebelumnya, jadi kalau anda katakan mundur kezaman sebelum 65 yang tidak ada korelasinya dengan peristiwa G30s, saya sarankan anda banyaklah belajar dan membaca buku sejarah dan cari sumber yg terpercaya, supaya anda rekam jejak perjalanan bangsa ini, pengetahuan sejarah anda masih sebatas buku sejarah anak sekolahan.

  • mataniari hamonangan

    untuk manusia dungu bernama (anonim) ali rusdy, poin penting dan utamanya bukanlah politik, tetapi watak manusia yang menjalankan politik tersebut. dari mana kau buat kesimpulan bahwa politik itu kejam? kau kurang baca buku?? kalau kau kurang banyak baca buku, pantaslah kebodohan kau itu sama dengan si rohadi. juga seperti yang dikatakan oleh bung willynitidihardjo, “pengetahuan sejarah kau masih sebatas buku sejarah anak sekolahan”. begitu banyak buku-buku yang diterbitkan tentang kejahatan ekonomi-politik dan kemanusiaan yang dilakukan oleh (a)soeharto paska kudeta 1965. tidak hanya dalam bahasa indonesia tetapi dalam berbagai bahasa asing lainnya.
    politik adalah seni mengelola gagasan kehidupan bersama. kehidupan yang dilandasi oleh kemanusiaan, keadilan, solidaritas, persaudaraan, kesetaraan, kesejahteraan bersama dan perdamaian. kau baca lagi pembukaan UUD 1945, itu juga kalau kau memang warga negara indonesia yang sadar akan sejarah bangsa dan rakyat indonesia yang mengalami penjajahan kolonialisme belanda selama ratusan tahun. tapi saya sangsi kalu kau punya kesadaran sejarah, karena seperti yang sudah disampaikan oleh bung willy, “pengetahuan sejarah kau hanya sebatas anak sekolahan”.
    kau baca lagi sejarah politik moderen bung sejak zaman yunani kuno. konsep demokrasi itu sudah muncul ratusan tahun sebelum masehi dan (a)soeharto itu ANTI DEMOKRASI.
    “politik kejam” seperti pernyataan kau itu adalah politiknya ORDE BARU (A)SOEHARTO dan kau mengamini ‘politik kejamnya’ (a)soeharto. tapi percuma juga menjelaskan secara ‘panjang lebar’ kepada manusia dungu yang bernama (anonim) ali rusdy ini, karena “pengetahuan sejarahnya hanya sebatas anak sekolahan”. sekolahannya pun ‘sekolah dasar’. HA..HA..HA

  • mataniari hamonangan

    sori baru balas. anda bisa mencarinya dimesin pencari google atau bisa mengkopinya pada saya. kalau pun tidak bisa dikopi, bisa ditonton bersama-sama dengan komunitas. anda bisa menghubungi kawan-kawan redaksi berdikarionline. nanti kita bisa kontak-kontakan lagi, salam gotong royong!
    HENTIKAN NEOLIBERALISME!!
    LAKSANAKAN PASAL 33 UUD 1945!!

  • mataniari hamonangan

    HA..HA..HA, baru saya tahu kalau kode nama untuk (a)soeharto dipasukan pengamanan presiden itu kresna, kupikir bodat (bahasa batak yang artinya monyet). HA..HA..HA

  • Tan Malaka

    Tan Malaka?

  • dewa

    suharto jadi pahlawan…tidak..T-I-D-A-K.. tidak setuju!!

  • Walaupun hanya singkat, sekitar 80 halaman, namun ‘pledoi’ Soebandrio mampu mematahkan-cum-menjawab narasi besar yang dibangun selama ini tentang peristiwa politik 1965. Buku penting tersebut setara dengan yang ‘Uraian tanggungjawab’ 21 Juli 1967 yang dibuat Sudisman di depan sidang. Kedua dan ‘buku pledoi’ ini salah-satu kunci mata rantai serpihan sejarah Indonesia. Saya kira redaksi dapat memuat utuh kedua ‘buku pledoi’ ini sebagai bahan dan kajian wacana bagi khalayak masyarakat Indonesia.

  • Andiek

    Konspirasi tingkat tinggi. Saya rasa, Soeharto cuma boneka. dan dalang utamanya adalah AS. Menggulingkan rezim Soekarno dan PKI itu kunci untuk membuka neo-kolonialisme. Tujuan Amrik sejatinya Sumber Alam Indonesia yg begitu luar biasa, Freeport, blok natuna, dsb. Rezim Soekarno jelas-jelas mengharamkan pihak asing mengekplorasi SDA Indonesia. Indonesia kala itu memang miskin, tapi sangat bermartabat. Ketika AS head to head dengan Indonesia kala itu, Uni sovyet dan RRC siap membackup Indonesia. AS begitu liciknya, menggunakan boneka soeharto yg sejalan dengan misinya.

  • OlaG

    Sayang Subandrio tidak mengeluarkan buku memoir ini ketika Soeharto masih hidup, now Soeharto could not defend him self or deny the book. Tanpa bukti otentik dan sumber2 terpercaya dan ter bukti , buku ini hanya bisa di kategorikan buku dongeng. Saya bukan pendukung Soeharto, tapi saya menyukai buku yang dapat dipertanggungjawabkan dengan undeniable evidences!!

  • sita

    Catatan aja, Suharto meninggal tahun 2008, di atas tertulis Soebandrio menerbitkan bukunya tahun 2000. Lalu bagaimana mau menerbitkan jaman Orba, kalau pada waktu itu punya buku karangan Pramoedya saja bisa dipenjara. Mana ada yg mau menerbitkan buku Subandrio

  • Wijaya

    @mataniari hamonangan : kasihan ya kamu..,memilik rasa benci yang berlebihan…,,menghina seseorang..,kamu saja hidup belum tentu ada manfaatnya…ckckckck

  • Megawati

    Suharto dah baca kali, tahun 2000 dia masih hidup, 8 tahun lagi menuju ajal

  • heru

    jangan terpengaru sama hasutan yang hnya ingin memecah belah NKRI….Belum tentu benar pernyataan subandrio……khawatir saja ini hanya balas dendam karena sakit hati…….bukan murni sejarah………..

  • heru

    kamu makan beras murah jaman soeharto……….hidub jaman soeharto..sekoAH MURAH JAMAN SOEHARTO………..BBM Murah jaman soeharto…..bukannya makasih malah menghujat…lom tentu kamu mimpin sebaik soeharto….mimpin rumah tangga aja kocar kacir…..

  • mataniari hamonangan

    koq makin banyak orang bodoh dan tolol yang berkomentar membela (a)soeharto ini yaa??! inilah bukti yang makin menguatkan begitu banyaknya penelitian, artikel tentang pembodohan yang dilakukan oleh ORDE BARU (A) SOEHARTO beserta antek-anteknya. sehingga para ‘kumpulan manusia bodoh dan tolol’ ini tidak bisa membedakan antara KENYATAAN dengan ILUSI. pembodohan dan ketololan yang dipelihara oleh ORDE BARU (A) SOEHARTO adalah dengan MEMANIPULASI (MEMUTAR BALIKKAN DENGAN MENIPU) SEJARAH. seperti BERAS MURAH, BBM MURAH, PEKERJAAN MUDAH, kenapa tidak sekalian aja NYAWA MU PUN MURAH!! KEBODOHAN DAN KETOLOLAN yang tak termaafkan! juga menyamakan (a)soeharto dengan NKRI, sesuatu yang sangat jelas berbeda. fakta yang menyatukan dan membangun NATION INDONESIA adalah SUMPAH PEMUDA 1928, bukan (a)soeharto! para aktivis pemuda tersebut berkumpul bersama dan menyatukan tekad untuk membangun INDONESIA MERDEKA yang ingin MEMBEBASKAN bangsanya dari KOLONIALISME BELANDA.

    salah satu tokoh PEMBEBASAN NASIONAL dan PEMERSATU BANGSA adalah SOEKARNO. dia telah menjadi aktivis pergerakan nasional sejak muda yang MELAWAN KOLONIALISME BELANDA, sehingga karena aktivitasnya tersebut dia berkali-kali pula dia dipenjara dan dibuang. tapi (a)soeharto? karir awal kemiliterannya saja dimulai dari KNIL (Koninklijk Nederlands Indische Leger/Tentara Kerajaan Hindia Belanda). itu fakta! tentara KNIL inilah yang membunuhi rakyat selama perang pembebasan nasional. lalu ingin menyamakan (a)soeharto dengan NKRI???!! BODOH DAN TOLOL KALI cara berpikir seperti ini, selain itu cara berpikir yang AHISTORIS.

    kalau SOEBANDRIO dituduh ‘sakit hati’, jelas salah alamat. pledoi soebandrio adalah bagian dari upayanya untuk memberikan FAKTA SEJARAH tentang “apa yang dilakukan oleh (a)soeharto dan akibatnya bagi bangsa Indonesia”. yang jelas-jelas ‘sakit hati’ adalah rakyat Indonesia yang menderita sampai saat ini. menanggung penderitaan karena KEJAHATAN EKONOMI-POLITIK dan KEMANUSIAAN yang dilakukan oleh ORDE BARU (A)SOEHARTO. kau tahu HERU “MANUSIA BODOH DAN TOLOL”, rakyat Indonesia harus menanggung UTANG HARAM yang dinikmati oleh (a)soeharto beserta keluarga dan antek-anteknya??!! 30% APBN (yang jumlahnya kira-kira 1.800 – 2000 triliun rupiah) dialokasikan (dianggarkan) untuk membayar UTANG HARAM tersebut. sehingga semua bayi yang lahir di Indonesia, kepalanya menanggung utang sebesar tujuh juta rupiah karena harus ikut membayar utang tersebut!! itu termasuk anak mu atau keponakan mu, atau anak-anak dan keponakan saudara-saudar mu!! coba kau pikir dulu, baru lahir saja sudah harus menanggung utang?! tapi percuma untuk meminta kau berpikir, karena kau BODOH dan TOLOL!!

    lalu kau kaitkan lagi dengan urusan “mimpin rumah tangga”, apa hubungannya? kalau pun kau memaksa, apa kau tidak tahu kalu 3 orang anak (a)soeharto bercerai?? bambang (a)soeharto, tommy (a)soeharto dan tatiek (a)soeharto?? yang seperti itu mau kau jadikan contoh bagi kami semua?? MAKIN KELIHATAN BODOH dan TOLOLnya kau…

    mataniari hamonangan

  • mataniari hamonangan

    inilah KENAIFAN dari yang dinamakan INTELEKTUALITAS NETRAL.padahal dalam perkembangan ilmu pengetahuan tidak ada ‘netralitas’, itu semua jargon dan omong kosong. ilmu pengetahuan berkembang dan berpihak, itu sudah pasti. dia (OlaG) tidak melihat ‘basis material’ yang ada, dalam hal ini SEJARAH. soebandrio dihukum tanpa pengadilan yang ‘obyektif dan adil’, sehingga upayanya untuk ‘membela diri’ dalam pengadilan tidak terpenuhi.

    lalu soal “now Soeharto could not defend him self or deny the book”. kau tahu jauh sebelum soebandrio membuat “pledoi” tersebut, telah banyak buku-buku yang dilarang beredar. tidak hanya soal (a)soeharto saja, tapi soal Indonesia secara keseluruhan. entah itu sejarah, ekonomi, politik, kebudayaan, sastra, musik, agama. bahkan beberapa peneliti asing tentang Indonesia dilarang masuk ke Indonesia diantaranya George McT. Kahin yang dicekal masuk ke Indonesia dari 1965-1991 karena menerbitkan CORNELL PAPER pada tahun 1973. CORNELL PAPER itu sendiri adalah tulisan dari hasil penelitian tentang latar belakang PERISTIWA G 30 S atau GESTOK. kau bisa cari sendiri, khan kau merasa diri sebagai INTELEKTUAL NETRAL yang menyandarkan pada “undeniable evidences”. padahal dia (George McT. Kahin) telah masuk dan meneliti di Indonesia sejak tahun 1940-an. bahkan dia kenal dan bergaul akrab dengan para aktivis pergerakan nasional saat itu seperti Sjahrir, Agus Salim, Ali Sastroamidjojo. juga TETRALOGI PULAU BURU karya sastrawan besar Indonesia, Pramoedya Ananta Toer nominator peraih Nobel Sastra 3 kali berturut-turut dilarang beredar. padahal karyanya tersebut adalah novel sejarah tentang proses pembangunan NATION INDONESIA. kau tahu bagaimana dan dimana ‘novel dashyat’ tersebut dibuat?? di Pulau Buru, tempat para tahanan politik orde baru (a)soeharto ditahan!! kau tahu berapa lama Pramoedya Ananta Toer ditahan di Pulau Buru? 14 tahun!! kau bayangkan betapa ‘luar biasanya’ dia bisa menghasilkan karya sebesar itu ditempat yang penuh dengan ‘represi, tekanan, perilaku tidak manusiawi dari para penjaga/sipirnya’.lalu bagaimana kau bisa bicara soal “(a)soeharto tidak bisa membela diri atau menolak buku (soebandrio)” tersebut, ketika ruang demokrasi, dalam hal ini KEMERDEKAAN BERPENDAPAT bahkan BERBEDA PENDAPAT tidak ada?? kau tahu apa akibatnya ketika ‘merdeka dan bahkan berbeda pendapat’ dengan kekuasaan diktator ORDE BARU (A)SOEHARTO? kalau tidak dipenjara, yaa dibunuh! bayangkan itu!!

    jadi bagi saya KENAIFAN INTELEKTUAL tidak termaafkan ketika hal tersebut justru menutup mata pada KENYATAAN DAN FAKTA SEJARAH yang merepresi bahkan membunuh KEMANUSIAAN dan KEADILAN…

    mataniari hamonangan

  • mataniari hamonangan

    untuk wijaya yang “memiliki rasa belas kasihan”…
    saya tidak membutuhkan rasa belas kasihan anda dan pendapat yang saya tulis bukan didasarkan kebencian, tapi kenyataan ‘pahit dan getir’ yang saya dapat dan lihat langsung dari orang-orang yang hidupnya ‘dihancur-leburkan’ oleh (a)soeharto. orang-orang yang harus kehilangan keluarga dan harta bendanya karena dirampas oleh diktator orde baru karena dituduh komunis dan pengikut setia soekarno. bahkan banyak dari orang-orang yang dirampas kehidupannya oleh diktator orde baru (a)soeharto adalah orang-orang yang ‘tidak tahu apa-apa soal politik’. mereka semua dan keturunannya harus menanggung penderitaan yang tak terperikan sampai saat ini. apalagi dengan stigma komunisnya. dipenjara dan mengalami siksaan yang luar biasa sampai lumpuh bahkan meninggal.

    bila kau mau mempelajari sejarah indonesia dengan ‘baik dan jujur’, para aktivis dan simpatisan PKI dan Soekarnois tersebut berkontribusi besar dalam MENENGGAKKAN HARKAT dan MARTABAT SEBAGAI BANGSA YANG MERDEKA serta TIDAK MAU DIRENDAHKAN DIANTARA BANGSA-BANGSA DI DUNIA. kalau kau “memiliki rasa belas kasihan yang besar”, seharusnya kau tidak menutup mata dengan kenyataan tersebut! kalau kau “memiliki rasa belas kasihan yang besar” sebaiknya kau pelajari kembali sejarah bangsa ini mulai dari awal pergerakan nasional (1900) sampai kediktatoran orde baru (a)soeharto tumbang (1998). kau pelajari baik-baik sejarah tersebut bung! bagaimana perbedaan dari bangsa yang terhina sebagai bangsa jajahan, bangkit berdiri dengan tegak menjadi bangsa yang merdeka dan setara dengan bangsa-bangsa lainnya di dunia. PELAJARI BAIK-BAIK SEJARAH TERSEBUT BUNG!!

    tidak ada sedikit pun pikiran untuk menghina seseorang, walaupun dia bodoh sekalipun. tetapi yang tidak termaafkan adalah KEBODOHAN dan KETOLOLAN yang disebabkan karena KEBEBALAN. kenapa seperti itu? begitu banyak FAKTA-FAKTA yang bermunculan berkaitan dengan KEJAHATAN EKONOMI-POLITIK, HUKUM dan KEMANUSIAAN yang dilakukan oleh diktator orde baru (a)soeharto, tetapi TIDAK MAU JUGA SADAR. apalagi kejahatan tersebut menimpa dan mengakibatkan penderitaan yang luar biasa bagi rakyat Indonesia. itulah sebabnya bung!! di manapun dikolong langit ini, membunuh satu nyawa saja adalah perbuatan terkutuk! apalagi hanya karena perbedaan pilihan politik dan ideologi. sampai ratusan ribu bahkan jutaan nyawa dibunuh!! apakah kenyataan tersebut tidak juga memunculkan “rasa belas kasihan mu yang besar tersebut??”

    soal “bermanfaatnya hidup seseorang” bukan kau yang menilainya bung!! kalau ku balik pertanyaannya pada kau, “apakah diri mu yang memiliki rasa belas kasihan yang besar” tersebut juga sudah bermanfaat?? hanya kau-lah yang bisa menjawab itu, walaupun ku pertanyakan (ragu-ragu) akan hal tersebut. FAKTA dan KENYATAAN akan adanya PEMBANTAIAN MASSAL saja kau “tidak ada rasa belas kasihan”. menyedihkan dan ironis cara pandang dan sikap mu itu bung, STANDAR GANDA. tidak menjadi PARASIT bagi orang-orang disekitar kita adalah SEBUAH KEBAIKAN, apalagi bila hidup kita ini diabdikan pada KEMANUSIAAN dan KEADILAN. itu sudah lebih dari cukup. saya TIDAK MENGGURUI MU, TAPI MEMBERIKAN TANGGAPAN atas pernyataan bahkan penilaian mu terhadap diri ku, begitu bung…

    HORAS!!
    mataniari hamonangan

  • rendria

    tidak terlalu penting untuk saat ini ketika kembali mereview para pelaku sejarah tersebut dan kemudian menominasikannya sebagai pahlawan kemerdekaan. kenapa demikian?????
    saya berpendapat :
    1. proklamasi kemerdekaan RI sebagai hadiah dari kalah atau terpukulnya jepang oleh USA. so bukan karena menang perang dengan penjajah (Jepang)….. jdi Pahlawan selama RI dijajah memang ada. tapi untuk kemerdekaan menjadi tanda tanya? phlawan mana ini? pahlawan politik atau apa?
    2. kebiasaan / budaya doktrin menjadi penyakit utama masyarakat kita dalam menjalankan roda kehidupan. tak pelak terasa sampai saat ini. lucunya selalu saja mengacu pada konsep naratif dengan pelbagai pembenarannya…. akibatnya tidak akan ada lagi semangat nasionalisme yg sesungguhnya…. yg ada hanyalah narasi politik nasionalisme semata…..
    3. memang agak menjauh dari konteks kisah buruk suharto (sesuai tulisan orang diatas) namun bagi saya seharusnya dicari keunggulan dari semua pelaku sejarah (pahlawan-pahlawan tersebut) dan kemudian dijadikan spirit untuk membangun negeri ini kembali. soal histori kekurangan waktu itu, jelasssss menjadi akibat dari perjalanan peradaban bangsa ini (RI).

    so membahas kekurangan siapapun juga adalah aktivitas yg amat sangat tidak penting……

  • kelana

    ya memang begitulah perangai soeharto tapi dia sukses menipu rakyat indonesia selama 32 tahun bahkan sampai sekarang banyak rakyat indonesia tetapi kebanyak rakyat indonesia tidak tau bahwa mereka telah ditipu dan dibodohi

  • trisakti

    Mas, nggak pernah baca ya? Itu semua duit dana IMF yg mana berdampak panjang sampai saat ini menyebabkan hutang negara melimpah. Paham?

  • Soeharto penghancur bangsa Indonesia

  • Awam Sagalanya

    Maaf sepertinya saya agak kurang sependapat. Menurut saya Kemerdekaan Indonesia bukan pada saat Proklamasi 17 08 1945. Ada proses menuju kemerdekaan Indonesia, dimulai dari Proklamasi 17 08 1945, peristiwa 10 Nov 1945, agresi militer Belanda 1 dan 2 , RIS, sampai terbentuknya NKRI. Pada setiap tahapan tersebut ada pahlawan pahlawan kemerdekaan RI baik melalui pertempuran maupun diplomasi. Jadi sangat menyederhanakan kalau mengatakan kemerdekaan Indonesia adalah hadiah, sehingga tidak ada pahlawan kemerdekaan. Hal ini persis seperti propaganda Belanda saat itu yg mengatakan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah hadiah dari Jepang. Jangan samakan Indonesia dengan Malaysia. NKRI didirikan dengan darah dan air mata bangsa nya, sama seperti Vietnam.,

  • ucing ucingan

    hehe..

    Tempurung hijau yang mengambang

  • Wal Suparmo

    Subandrio itu sudah dihukum mati.Karena Suhato-lah maka hukuman itu tidak dilaksanakan dan akhirnya Subandrio bisa keluar penjara sebelum meninggal.

  • Ozzy Blackmetal

    Beras murah wadukmu ambrol kalo murah pd waktu itu saya tidak merasakan lapar nyuk!!!!! Kalo sekolah murah saya bisa kuliah nyuk tapi kenyataanya sekolah SD saja saya ngap-ngapan nyuk!!!! Bbm murah tapi percuma boro2 punya motor/mobil buat makan saja susah masak saja pakai kayu bakar nyari di pekarangan pikir pakai kontol nyuk!!!!!

  • Intra Marquez

    Memang, soekarno yang membangun, soeharto yang menghancurkan

  • Intra Marquez

    Setuju,,, dia itu penjahat kemanusiaan cocoknya

  • Intra Marquez

    Hahhahahahahaha,,, buta sejarah jangan komentar

  • seto

    Sabar mas, sejarah milik pemenang… saya dan generasi saya yang baru berumur jagung mungkin akan terjejali berbagai doktrin yang diajarkan dari buku sejarah saat kami smp dan sma, tidak sedikit dari kami menganggap itu sebuah fakta sehingga kebencian dan kepahlawanan pada pihak – pihak tertentu tertanam di otak kita, terimakasih atas tamparannya, semoga menjadikan generasi lebih berfikir kritis dan objektif

  • Bhineka Tunggal Ika

    sabar…yg lalu biarlah berlalu, kita songsong masa depan bangsa kita NKRI agar menjadi bangsa yg besar rukun sejahtera disegani oleh bangsa2 lain di dunia, jadikan semuanya menjadi sejarah terlepas benar dan tidaknya….sebgai pemuda kita wajib menjaga keutuhan NKRI tercinta ini, jgn seperti timor yg terlepas, sesama anak bangsa jangan saling terpecah, kita satu …satu bahasa…satu nusa…satu bangsa…semoga bermanfaat…kita sebangsa dan setanah air …harus rukun…amin.

  • Bhineka Tunggal Ika

    sabar…yg lalu biarlah berlalu, kita songsong masa depan bangsa kita NKRI agar menjadi bangsa yg besar rukun sejahtera disegani oleh bangsa2 lain di dunia, jadikan semuanya menjadi sejarah terlepas benar dan tidaknya….sebgai pemuda kita wajib menjaga keutuhan NKRI tercinta ini, jgn seperti timor yg terlepas, sesama anak bangsa jangan saling terpecah, kita satu …satu bahasa…satu nusa…satu bangsa…semoga bermanfaat…kita sebangsa dan setanah air …harus rukun…amin.

  • hell

    Naif apanya , keluarga saya ada beberapa yg dibantai PKI, tidak ada ITU DLM buku sejarah, entah benar atau jahat, yg jelas sy setuju PKI dibubarkan, entah bagaimana caranya…

  • AWAM

    begini mas, kalau memang kemerdekaan hadiah dari jepang kalah, mas keliru
    karena seharusnya kalau itu yang terjadi, indonesia dikembalikan kepada sekutu (sebab terjadinya agresi militer)
    tapi waktu itu dilakukan proklamasi,
    dan itu salah satu syarat terbentuknya negara.. belajar sejarah lagi aja dulu mas…

  • mataniari hamonangan

    pernyataan kau itu tidak sesuai dengan konteks dan isi tulisan yang saya buat. tulisan saya diatas bertujuan menanggapi ‘kenaifan’ dari si penulis (anonim) Olag. dia ingin bersikap netral tapi mengabaikan fakta-fakta akan kejahatan ekonomi-politik, kemanusiaan dan hukum yang dilakukan oleh (a)soeharto. selain itu, saya jadi bertanya-tanya dengan pernyataan yang seperti ini, “keluarga saya ada beberapa yg dibantai PKI, tidak ada ITU DLM buku sejarah, entah benar atau jahat”. entah benar atau tidak pernyataan kau tersebut, tapi yang jelas tidak ada pernah pengadilan terbuka akan kesalahan bahkan kejahatan yang dilakukan oleh PKI. semisal tuduhan pemberontakan PKI ditahun 1948. apa sebab musabab peristiwa tersebut? tidak pernah ada pengadilan yang terbuka, berwibawa dan terhormat untuk mengadili para pelaku yang dituduh melakukan pemberontakan tersebut? yang justru dilakukan adalah ‘eksekusi (tembak mati) sepihak’ yang dilakukan oleh tentara dibawah pimpinan gatot soebroto, tokoh militer indonesia yang tangannya berlumuran darah rakyat indonesia. kau tahu siapa yang dieksekusi (tembak mati) oleh tentara atas perintah gatot soebroto tersebut? amir sjariffudin, perdana menteri republik indonesia 3 Juli 1947 – 29 Januari 1948. amir sjariffudin dituduh ‘bertanggung jawab’ atas peristiwa madiun 1948, tapi tidak pernah ada pengadilan terhadap dirinya untuk membuktikan apakah benar dia dan para tertuduh lainnya -yang memang adalah para aktivis FDR (FRONT DEMOKRASI RAKYAT) yang berorientasi kiri- dalam pemberontakan tewrsebut? yang terjadi justru ‘eksekusi (tembak mati) sepihak’ yang dilakukan oleh tentara.
    bila memang benar adanya keluarga kau yang dibantai oleh PKI, bukan berarti membenarkan tindakan ‘barbar’ seperti cara berpikir kau itu! membubarkan suatu organisasi tanpa ada penyelidikan dan pengadilan yang menetapkannya, sama saja dengan tindakan ‘manusia tidak beradab’!! sama seperti orde baru (a)soeharto yang melakukan penangkapan, penyiksaan dan pembunuhan terhadap rakyat indonesia yang menentang kekuasaannya yang korup dan pembunuh rakyat.
    kau tahu, ketika gerakan rakyat dan mahasiswa 1998 menuntut pengadilan terhadap penjahat ekonomi-politik, kemanusiaan dan hukum (a)soeharto. tapi tidak pernah dilakukan sampai (a)soeharto mampus!! jadi saran saya pada kau, pelajari baik-baik sejarah bangsa indonesia agar jangan menjadi bagian dari barisan panjang manusia dungu karena hidup dalam kebohongan dan kebodohan yang dilakukan oleh orde baru (a)soeharto…

  • sterreyu .

    Saya berharap sejarah bisa terbuka secara jujur. Bukan masalah “itu sudah lewat, kita harus maju kedepan”. Sejarah membuat kita lebih berhati2 dalam mengambil kebijakan,pola pikir masyarakat dan jgn sampai mengulang kesalahan yg sama. Sy sudah baca buku soebandrio. Saya tdk mendukung PKI. Tp qt jangan berpikir kaku. PKI partai jahat= semua org yg terlibat di dalamnya salah dan jahat. Sy sendiri tdk berada saat kejadian dan bkn pro PKI. Tp jika Soebandrio benar. Selama bertahun2 soeharto telah berhasil mencuci otak qt dgn momok PKI yg kejam, yg sadis u/ berusaha mnggulingkan Soekarno, sementara dia sendirilah ‘dalang’ yg ikut serta merusak nilai2 Pancasila dan membuat bgitubyk orang kehilangan org yg dsayang. Saling membenci sesama entah itu keluarga yg mengklaim sbagai korban PKI atau PKI itu sdiri. Bgitu byk keputusan yg diambil soeharto itu bsifat tdk sah scara hukum. Asal tembak. Bahkan sampai saat ini sy menyayangkan kasus korupsi dan pelanggaran HAM ny belum tuntas. Bukan ttg dia sudah meninggal. Tp jk memang dia bersalah perlu adanya pernyataan resmi dr negara. Untuk apa?? Untuk mengingatkan kita, memberi konsekuensi psikis ketika mati pun kesalahan tetap harus dipertanggungjawanbkan dan memberi pelajaran “sepandai pandainya kita berusaha menutupi kejahatan, kebenaran pasti akan terungkap”. Saya rasa kembali lg ke pribadi masing2 apakah soeharto pantas sebagai pahlawan/protagonis. Ato mgkn tokoh antagonis..

  • cokro

    saya bukan pro soekarno maupun pro soeharto, kita semua sudah maklum, bahwa bung karno dikadali oleh CIA yang akhirnya beliau tumbang, tapi kita juga harus obyektif dengan sejarah,

    mengomentari uraian soebandrio diatas pertanyaan saya adalah, jika memang borok2 pak harto sudah ada jauh sebelum tahun 60an mengapa beliau justru ditunjuk oleh bung karno sebagai Pangliman Mandala, yang otomatis berarti memberi mandat sekaligus kekuatan besar dalam kancah nasional ????

  • dewi

    Pasti turunan kumpeni or jugun ianfu nih rendria..

  • rudi johan

    sepakat bang !!! terus cerahkan sejarah bangsa ini !! tapi kita jangan perang saudara lagi yaaa ,,,,, kita ini diadu2 abri dan suharto . saya minta maaf karena saya NU dan banser yg dulu ikut basmi pki , saya menyesal dan minta maaf pada sedulur2 pki . saya sadar pki itu baik dan sesuai dg rakyat kita . saya sangat setuju dg konsep pki -sosialis dan anti kapitalis !!

  • rudi johan

    setuju !!!

  • cikuit

    orang-orang yang memahami masa lalu, kebanyakan dari mereka yang akan bisa mengendalikan masa depan dengan baik.

  • alden

    Bagiku presiden indonesia yg benar2 presiden ya pak Harto.. tidak terbayang kalau pak harto tidak tegas mungkin pemberontakan demi pemberontakan terus terjadi dan bangsa kita tdk punya waktu untuk membangun krn hanya ngurusi memadamkan pemberontakan satu ke yg pemberontakan lain seperti jaman sebelum pak harto jadi presiden. Kalian pikir gampang apa membuat bangsa ini tetap berdiri sampai hari ini tdk pecah seperti sofyet, yugoslavia dll?

  • alloy

    maaf bung, subandrio bebas karena desakan dari ratu inggris saat itu yang mengetahui subandrio akan dieksekusi oleh soeharto, akibat desakan itu maka hukuman mati dibatalkan

  • Hernowo Dwipoyono

    Benar,Soebandrio bisa bebas dari hukuman mati menjadi hukuman seumur hidup karena ada desakan dari Ratu Elizabeth II dan Presiden Lyndon Jonson.Jadi bukan karena murni kebaikan Soeharto.

  • ali imran

    negara maju adalah negara yang menghormati menghargai pahlawannya bukan seperti pak harto….memasukkan soekarno ke tahanan

  • Joni

    Seharusnya PKI ini tidak perlu ada lagi pada tahun 1955 karena sudah melakukan pemberontakan kenapa Presiden Soekarno memperbolehkan PKI bangkit lagi itulah awal dari semua kekacauan bangsa ini dan memakan banyak tumbal dari Revolusi.

  • Rudy

    AS tidak perduli dengan sumber daya alam Indonesia, tapi memang AS anti komunis, untuk meredam pengaruh Soviet Union.
    Memang benar Komunis tidak Akan berhasil memakmurkan rakyat, contoh nya negara komunis yang terbelakang, AS dengan kapitalis dan demokrasi menjadi negara makmur.

  • Rudy

    Soeharto adalah diktator, Soekarno juga haus kekuasaan, dua dua nya ingin jadi Penguasa seumur hidup, power corrupts, biar dewa juga kalau jadi Penguasa seumur hidup jadi tidak bener, rakyat miskin dan menderita. George Washington, Nelson Mandela founding father sejati, dua kali jadi president sudah cukup dan menolak mencalonkan diri Lagi, untuk menjadi contoh president Akan datang, makanya AS makmur dan demokrasi. Indonesia lumayan sudah demokrasi sekarang tinggal basmi korupsi, perkuat KPK, maka rakyat bisa makmur.

  • Sutiyono Sastrojiwandono

    Tulisan tersebut dan segala bentuk opini maupun pembelaan diri untuk bagi orang Indonesia yang telah atau merasa terampas hak – haknya pada masa orde baru sangat baik kita baca dan kita simpan sebagai koleksi kebenaran sebuah sejarah, seandainya hal itu memang benar adanya, tapi jangan sampai hal tersebut menjadikan kita kembali terpecah belah seperti pada masa lampau.
    Yang harus kita pikirkan adalah bagaimana mempersiapkan diri mengelolah sumbera alam sendiri secara optimal demi kepentingan bangsa dan negara. karena sekarang ini yang saya lihat ekonomi kita sudah di kuasai asing. Tugas kita adalah tetap pada kewajiban kita masing masing, kerja keras membantu memerangi korupsi atau paling tidak kita janganlah melakukannya, mempersiapkan teknokrat 2 unggul, dan tetap menjaga kutuhan NKRI

  • SueeHartono

    Peler lu ngaacoook
    lu akan di binasakan di ahkirat nantti dgn kesaksian palsu membela sueharto

  • Hendra Efendi

    Jendral besar bintang 5 suharto mati dalam status tersangka ,kalau alm bapak dn aidit wafat di fitnah tanpa tau apa salahnya ,jadi siapa yg berkianat dan dalang pembantain 6 jendral dan 2 juta rakyat wafat dalam ketidak tahuan apa salahnya dan dosa nya,semoga NKRI tdk ada lagi tokoh tangan besi yg dingin pembantai rakyatnya,harapan saya semoga ada tokoh yg membela rakyat kecil yg tertindas dan membela negara dari imprialis yg ingin mengusai kekayaan alam indonesia.

  • citra

    Sya seh…setuju dengan mas cokro,skrng lebih baek ikut membangun negara in sja,karena biar bgaimnapun mereka pahlwan negara membangun negara kita hinga sperti ini,kita tutup rapat semua cerita pahit nan klam,kita urus dan benahi negara kita ini untuk meningkat maju terus indonesia ku tetaplah berstu teguh membela bangsa,amiin…

  • citra

    Ya saya spendapat dengan mas awan

  • arif irawan

    Yang perlu diingat, tritura muncul karena rakyat membenci pki dan itu bukan propaganda suharto. Ingat kematian arif rahman hakim pahlawan ampera. Itu menjadi bukti kejahatan pki yang memanfaatkan sukarno. Suharto memang tidak sepenuhnya baik karena ulah dia saat tragedi trisakti tahun 1998 dan peristiwa malari. Tapi, saya bersyukur karena suharto mengganyang habis komunisme dan sosialisme di indonesia. Ajaran komunis jelas2 menyimpang dari ajaran agama apapun karena sejarah uni soviet membuktikan bahwa komunis menganggap agama adalah racun. Lihat kebahagiaan umat beragama di rusia sekarang. Sampai kapanpun, sosialisme dan komunisme adalah racun yang tidak boleh menggantikan pancasila dan uud1945 amandemen. Berantas habis pki gaya baru. Tak boleh ada lagi kesempatan pki dan komunisme memimpin indonesia. Pertahankan tap mpr yang menyebut pki sebagai organisasi terlarang. Saya mendukung ini bukan karena membela suharto, tapu sudah cukup kemiskinan rakyat indonesia selama demokrasi terpimpin dulu.

  • arif irawan

    Koreksi juga tuh. Pki juga berbuat yang sama seperti suharto. Tritura membuktikan kebobrokan pki. Saya rasa suhqrto dan sukarno sama2 bukan manusia sempurna

  • Nikolai Grogol

    Tapi zaman demokratis seperti sekarang rakyat ttp miskin bae mz

  • Agung

    Corak komunisme soviet tidak bisa disamaratakan dg corak komunisme dr ide tan malaka yg dlm naar de republike justru mengikutkan golongan agama sbg kekuatan poliyik melawan kolonialisme.

    Lantas kenapa dlm praktek ada persinggungan antara merah dan hijau? Tak bs dipungkiri itu adalah ‘didikan’ kamerad yg ‘nggebyah uyah’ ajaran lenin…. Dan ironisnya, justru kelompok komunis yg ini lebih populer pergerakannya di indonesia waktu itu.

    Jadi kurang bijak jk menyamaratakan

  • Dialpha yerico ミ

    Bahwa dari dalam kubur suara saya akan lebih keras dari pada dari atas bumi -Tan malaka
    kutipan dari bukunya yang sangat terkenal “MADILOG” ini memang tidak main-main, sampai sekarang ideologi kiri dari nenek moyang Karl marx yang di kembangkan oleh tan malaka untuk indonesia yaitu “Materialisme Dialektika dan logika” masih terus eksis terdengar di telinga kita. Tubuh fisik tan malaka memang telah mati, namun suara dan pemikirannya masih terus hidup dan bergerilya.
    Berfikir besar, lalu bertindak!

    open pre order
    Tan Malaka T-Shirt
    IDR : 80K
    cotton combad 30s
    free ongkir kediri kota
    start produksi 24 februari.
    monggo di order.
    info CP:
    pin: 5CCA2B80
    WA: 082231157825
    cek juga katalog kami IG: infinity69merch

  • Tofik Hidayat

    Untuk mengubah sejarah dr kebrobokan pemimpin yang tidak benar seperti jaman dulu ada komunis dan sosialis itu perlu adanya sebuah revolusi. Tindakan revolusi biasanya cenderung berseberangan dengan kebiasaan atau normal. Tapi saat itu sy kira maksud dan tujuan Soeharto ada benarnya. Nyatanya kita lihat secara real Indonesia bisa bangkit dan besar karena jasa Soeharto. Tidak bisa kita pungkiri Soeharto seorang yang Visioner dan Pembangun. Sistem irigasi pertanian untuk ketahanan pangan, Tapos cikal bakal peternakan sapi mencegah impor daging, pembangunan kilang minyak hanya ada di jaman soeharto utk ketahanan energi, pembelian alutista utk ketahanan militer, Nurtanio (PTDI) cikal bakal industri pesawat, Texmaco Engineering Perkasa cikal bakal mobnas. Belum ada presiden penggantinya yang punya visi jauh kedepan sejauh Soeharto.

  • Dido Pietranto

    presiden siapa pun juga kalo punya waktu 32 TAHUN pasti bisa menjadi visioner!! coba baca sejarah suharto disaat dia masih di divisi diponegoro,, ngawur udah dr muda, makin kesini makin ngawur!!!

  • Resimen IV

    Presiden Soekarno di penjara..
    Menpagad di bunuh beserta assistennya
    3 selamat, namun di buang setelah itu..
    Dan Pembodohan massal di mulai ….

  • Galang Rambu Anarchy

    Kalau murah Ngapain Iwan Fals bikin lagu berisi kritikan

  • Agus

    Karena tentara AD tidak sepenuh hati untuk perang melawan Malaysia.. Jadi nya Soekarno meminta bantuan pada PKI krna PKI memiliki masa yang bnyak pda saat itu tetapi PKI malah Meminta Diadakan nya Angkatan Bersenjata 5 yg dimana mendapatkan kritik oleh tentara AD yg khawatir akan di slah gunakan..

  • Bagos Rizky Rinaldi

    setau saya china negara komunis, dia makmur-makmur aja, walaupun luarnya bukan komunis tapi inti china masih memegang komunis dan masih banyak kok contoh negara-negara komunis yang maju. . .

    dan soal komunis anti agama juga itu gak sepenuhnya benar karna ada sebabnya kenapa mereka anti agama, yang saya tau dari dosen saya komunis itu anti agama karna ada seorang umat kristen di gereja yang percaya bahwa agamanya itu mengajarkan sesuatu yang lemah lembut tetapi ternyata si pastor memberikan dukungan ke-tentara berupa uang untuk peperangan, disitu si umat kristen tidak percaya dengan agama. . .
    tak ada asap kalo tak ada api. . .
    pasti ada sebabnya mas kenapa mereka di cap anti agama. . .

  • Sherly Andini

    Entahlah karna itu jauh sbelum saya lahir tp menurut saya Orde Baru pada Era Soeharto Lebih Baik daripada reformasi Saat Ini,, Dan semasa Beliau memimpin ekonomi stabil dan juga rasa aman dan nyaman serta kbutuhan pokok jg tdk semahal skarang,petani makmur, skolah saja murah. skrg mau masuk Universitas/skolah aja bayar uang gedung ampe jutaan. untuk jd PNS jg tidak perlu uang untuk menyogok atasan seperti sekarang saya bicara fakta ya bukan memihak. skarang apa apa uang, yg kaya makin kaya yg mskin makin miskin, acara tv dlu mendidik, skrg tv isiny sinetron smua anak SD aja uda pacaran kek org dewasa. sya skedar memberi opini maaf untuk yg tdk sependapat

  • Doni Hendarto

    Bagi saya sih enak sekarang saya merasakan dikalimantan ada pembangunan di era Jokowi. Berbeda dg jaman Harto. Kita mengaji dijaman Harto mengkritik tindakam korupsi saja sudah didor sama petrus. Oh ya peristiwa Madiun pula harus diingat ketika Soeharto tdk menyampaikan kondisi Madiun dan Musso tdk terlibat peristiwa madiun. Pada saat itu Muso sudah menulis ketidak terlibatannya pada saat peristiwa madiun ke soekarno dan Soeharto tdk menyampaikan hal itu. Peristiwa Madiun sendiri terjadi karena beberapa pasukan panembahan senopati tdk sudi disingkirkan dalam program Re-Ra disitulah kenapa Muso melarikan diri

  • Dinar

    Betul.. Liat korea utara, sistem komunisnya bikin rakyatnya jauh dr kata sejahtera

  • nety

    Ooooiii..komunis jaga mulut lo…ganyang komunis jangan sisain…jngan buat keslahn sperti hitler..nyisain yahudi yg brengsek.,salut pak harto..terima kasih sudah membantai pki…ga bs dibayangkan ketika angkatan ke 5 buruh dan tani dipersenjatai..(BTI, SOBSI, PEMUDA RAKYAT/ organisasi sayap pki) .musuh2 pki akan dibantai..termasuk ormas2 islam..saya juga bangga sam kakek saya dulu ikut membantai cecunguk2 proletas babu nya stalin dan mao

  • Alim

    Wkwkwk ngakak ane.. #soehartobukanpahlawan buku yg lu baca kurang banyak tong!!!

  • Alim

    Kau terlalu di butakan dan selimuti oleh rasa kebencian kisanak 😒

  • Shelvy Adila El Safura

    Setuju sekali pak, saya bukan generasi yang lahir diawal kepemimpinan soeharto tapi saya lahir diawal 90an. yang saya pahami adalah sejarah ditulis oleh pemenang. saya setuju jika pki harus diberantas, tapi menurut saya dari apa yg saya baca dan pelajari soekarno tidak sepenuhnya salah dan soeharto pun tidak sepenuhnya benar. kita jangan sampai lalai mendengar bahwa ekonomi saat zaman soeharto sangatlah stabil, rakyat hidup makmur, bbm murah, tidak ada yg namanya kelangkaan. semua itu adalah hasil pinjam hutang dari luar negeri. itu seperti efek anda mencoba narkoba, efek fly sesaat namun menderita diakhirnya. apa yg terjadi hari ini adalah akibat dari masa lalu yang terakumulasi. saat ini yg seharusnya kita lakukan adalah berjuang menjadi bangsa yg lebih baik. saya pernah baca tulisan seorang wanita indonesia ahli sejarah yg kini tinggal di belanda, bahwa saat soekarno mundur dari presiden, presiden amerika saat itu sangat senang hingga berkata bahwa “Amerika mendapatkan hadiah besar dari Asia Tenggara” (ini maksudnya adalah gunung emas yg ada di tanah papua. karena pemerintahan soeharto sangat memanjakan pihak asing yang ada saat ini adalah intervensi asing sangatlah dalam dan masif, sehingga indonesia menjadi seperti saat ini. negara kita dijadikan pasar yg sangat menarik bagi asing. dan jangan lupa, korupsi kolusi nepotisme pun semakin menjamur ketika soeharto menjabat. saya paham maksud pak harto ingin menjadikan negara ini makmur dan sejahtera rakyatnya hanya saja cara yg beliau lakukan tidaklah tepat. wallahualam, semoga negara kita menjadi negara yg lebih baik lagi.

  • Hendrik Sembarang

    Goblok !! meski gatau apa gunanya orang” sejarah dan orang yg tau benar tentang kehidupan soeharto . saya sangat setuhu sekali dengan kisah di atas dan pas dengan pengetahuan saya tentang soeharto .

  • Hendrik Sembarang

    TOLOL !! lo gak baca kesaksian dari soebandrio Soeharto cerdik dalam membaca situasi,mengambil keuntungan di dalamnya, dan secara licik tampil sebagai pahlawan. Yuanda menyebut ini strategi nglurug tanpa bala, menyerbu tanpa pasukan, tetapi memakai tangan orang lain untuk kepentingannya . kau belajarlah lebih nak . PKI hanyalah Partai Komunis Indonesia tidak pegang senjata Partai kebanggaan Soekarno.