Kembali Ke Venezuela, Chavez Disambut Rakyatnya

Presiden Venezuela, Hugo Chavez, yang selama beberapa minggu menjalani pengobatan di Kuba, akhirnya kembali ke negerinya. Ia mendapat sambutan sangat antusias dari massa rakyat yang sudah menunggunya.

Chavez, yang mengenakan jaket berbendera Venezuela, berdiri di atas balkon di Istana Miraflores—nama istana Kepresidenan Venezuela. Di sana, puluhan ribu massa rakyat sudah berkumpul untuk mendengar pidatonya.

“Aku menyerahkan hidupku dan meminta hidupku untuk melayani rakyat Kristus, rakyat Tuhan, mereka yang paling menderita, yang paling membutuhkan, karena inilah tujuan kami dan esensi dari revolusi sosialis,” kata Hugo Chavez dari atas Balkon Rakyat—julukan balkon di Istana Miraflores.

Chavez mengaku tiba di Caracas, Venezuela, pada Jumat malam. Namun, sejak dini hari, puluhan ribu massa rakyat sudah berkumpul di istana Miraflores untuk melihat langsung Presiden.

Selama kepergiannya, kata Chavez, pekerjannya banyak diambil-alih oleh Wakil Presiden Elias Jaua. Ia pun berterima kasih kepada Wapres dan Menteri karena telah bekerja dengan baik bersama dengan rakyat.

Ia juga berterima kasih kepada penyanyi, pemuda Bolivarian, pekerja, laki-laki dan perempuan revolusioner, tentara Bolivarian, serikat petani, organisasi sosial, pelajar dan kaum militan dari Partai Persatuan Sosialis Venezuela (PSUV).

Meski baru sampai, Chavez pun langsung mengajak rakyatnya meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan aksi destabilisasi oleh kelompok sayap kanan.

Chavez juga mengaku akan memperbaiki kesiapan fisiknya untuk menyongsong pemilihan Presiden pada oktober mendatang. “Kami harus menyesuaikan strategi kami dan beberapa taktik pertempuran untuk pemilu 2012,” katanya.

Dia mengatakan kurang dari 6 bulan lagi pemilihan Presiden akan dilangsungkan, tetapi aroma kemenangan besar Bolivarian sudah dirasakan.

Meski begitu, Chavez mengingatkan, sayap kanan Venezuela masih punya kekuatan uan dan disokong oleh media. Belum lagi sokongan dari perusahaan besar dan korporasi internasional.

Karena itu, ia pun mengajak PSUV dan gerakan sosial memperkuat kesatuan di dalam “Kutub Patriotik”—poros/aliansi electoral pendukung Chavez—untuk memenangkan pemilu Presiden pada Oktober mendatang.

RAYMOND SAMUEL

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut