Kedubes Venezuela Dikunjungi Banyak Warga Indonesia

Warga Indonesia mendatangi Kedutaan Besar Venezuela di Jakarta untuk menyatakan belasungkawa atas meninggalnya Comandante Hugo Chavez

Kabar meninggalnya Presiden Republik Bolivarian Venezuela, Hugo Chavez, meninggalkan kesan cukup mendalam bagi sebagian rakyat Indonesia.

Siang (7/3) tadi, sejumlah warga Indonesia mengunjungi Kedutaan Besar Venezuela untuk Indonesia di Jakarta. Mereka menyatakan rasa belasungkawa atas meninggalnya Presiden Hugo Chavez.

Diantara yang datang itu adalah Arif Sumantri Harahap, yang pernah menjadi pejabat politik Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Caracas, Venezuela.

“Saya pernah bertugas tiga tahun di sana. Saya beberapa kali bertemu dengan beliau (Hugo Chavez,” ujar Arif Sumantri.

Arif Sumantri mengatakan, Presiden Hugo Chavez sangat mengenal Indonesia. “ Chavez telah 235 kali melakukan perjalanan ke luar negeri untuk menggalang solidaritas dengan negara lain, termasuk dua kali kunjungan ke Indonesia,” ungkapnya.

Ketika rakyat Aceh terkena bencana tsunami , kata Arif, pemerintahan Chavez menyumbang 2 juta dollar AS untuk pendidikan, kesehatan, dan perumahan.

Arif memuji sikap solidaritas Presiden Chavez terhadap bangsa-bangsa lain. “Chavez punya program Petro Caribe yang menyediakan bantuan minyak dan produk minyak bumi bagi negara-negara kecil di Karibia rata-rata 200.000 barrel per hari dengan syarat pembayaran yang ringan,” ungkapnya.

Venezuela, kata dia, juga memberikan minyak pemanas melalui perusahaan CITGO kepada ratusan ribu rakyat miskin di AS. Tak hanya itu, Chavez mengirimkan armada pesawat terbang yang membawa 364 ton makanan.

Untuk diketahui, Kedubes Venezuela untuk Indonesia menyediakan buku duka cita kepada warga masyarakat Indonesia yang ingin mengungkapkan belasungkawa untuk Presiden Hugo Chavez.

Buku duka cita itu terbuka dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB.

Selain buku duka cita, Kedubes Venezuela juga mendapat banyak kiriman karangan bunga. Diantaranya dari Sociedad Indonesia Para America Latina Universitas Gajah Mada (UGM).

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut