Tema “Trisakti” Untuk Peringatan HUT Ke-17 PRD

Minggu, 21 Juli 2013 | 0:13 WIB 0 Komentar | 135 Views

PRD.jpg

Tanggal 22 Juli mendatang, Partai Rakyat Demokratik (PRD) akan peringati HUT Ke-17. Untuk memperingati hari bersejarah tersebut, PRD pun berencana menggelar sebuah acara.

Untuk peringatan HUT ke-17 tahun ini, PRD sengaja mengangkat tema berjudul: Menangkan Cita-Cita Proklamasi 17 Agustus 1945: Berdaulat Di Bidang Politik, Berdikari Di Lapangan Ekonomi, Berkepribadian Secara Budaya.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Panitia Peringatan HUT PRD ke-17, Alif Kamal, di Jakarta, Sabtu (20/7/2013). Menurutnya, pemilihan tema tersebut sesuai dengan konteks situasi nasional dan tuntutan perjuangan rakyat saat ini.

“Sekarang kan problemnya adalah neo-kolonialisme. Kami kira, gagasan Bung Karno mengenai Trisakti sangat relevan untuk melawan neo-kolonialisme tersebut,” kata Alif Kamal.

Acaran peringatan HUT PRD ke-17 tahun ini juga agak berbeda dengan sebelumnya. Kalau sebelumnya kegiatan lebih banyak bersifat acara sederhana di kantor, maka tahun ini kegiatan HUT PRD akan diselenggarakan di Aula Perpustakaan Nasional (Perpusnas) di jalan Salemba Raya 28A, Matraman, Jakarta Pusat.

Alif mengungkapkan, peringatan HUT PRD ke-17 tersebut akan diisi sejumlah kegiatan, seperti pidato politik, peluncuran buku, buka puasa bersama, dan panggung seni-kebudayaan.

Pidato politik akan diisi oleh sejumlah mantan pimpinan PRD, seperti Web Warouw (salah satu pendiri PRD), Budiman Sudjatmiko (Mantan Ketua Umum PRD), dan Faisol Reza (Mantan Ketua Umum KPP-PRD). Ada juga pidato politik dari Ketua Umum PRD saat ini, Agus Jabo Priyono. Kemudian pidato politik solidaritas dari Bursah Zarnubi.

Acara peringatan HUT PRD juga akan meluncurkan buku baru berjudul “17 Tahun PRD: Sumbangsih Pemikiran Bagi Indonesia”. Buku tersebut merupakan kumpulan artikel kader-kader PRD sejak tahun 1996 hingga sekarang ini. Sebagian besar artikel itu sudah pernah terpublikasi di media massa, seperti KOMPAS, Media Indonesia, dan lain-lain.

Selain itu, ada juga artikel opini sejumlah pihak (intelektual, budayawan, dan rohaniawan) mengenai PRD. “Ini merupakan kliping sederhana terhadap gagasan-gagasan kader PRD terhadap berbagai persoalan ekonomi, politik, dan sosial-budaya di negeri ini. Inilah sumbangsih pemikiran PRD bagi kemajuan bangsa,” kata Ulfa Ilyas, kader PRD yang menjadi penyusun dan sekaligus editor buku ini.

Acara HUT PRD akan ditutup dengan pementasan seni dan budaya oleh seniman-seniman kerakyatan.

Mahesa Danu

Tags: ,

FeedBerlangganan Via RSS FEED

Info Artikel Terbaru Via Surel :