KAU: Ke Australia, SBY Ngemis Utang

Selasa, 3 Juli 2012 | 6:47 WIB 2 Komentar | 458 Views

SBY ke Australia

Presiden SBY sedang melakukan kunjungan bilateral ke Australia. Rencananya, SBY akan menghadiri sejumlah agenda. Salah satunya adalah pertemuan tahunan antar pemimpin negara Indonesia-Australia yang kedua (The 2nd Indonesia-Australia Annual Leaders Meeting).

Namun, di mata sejumlah organisasi sosial, kunjungan SBY itu juga membawa misi terselubung: mengemis utang siaga sebesar 1 miliar dollar AS. “Presiden SBY akan membicarakan sejumlah persoalan. Diantaranya soal komitmen pencairan utang siaga sebesar $1miliar dollar,” kata Ketua Koalisi Anti Utang, Dani Setiawan, di Jakarta (2/7/2012).

Menurut Dani, pinjaman siaga itu akan digunakan pemerintah untuk mengantisipasi perluasan dampak krisis global akibat pelarian modal ke luar (capital outflow) dan kesulitan dalam penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) akibat minimnya minat investor.

Oleh karena itu, Dani meminta pemerintah Australia segera membatalkan pencairan utang siaga tersebut. “Utang siaga Australia tidak akan digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Akan tetapi hanya sebagai cadangan untuk memfasilitasi investor Surat utang Indonesia,” tegasnya.

Dani juga mengingatkan, utang ini akan merugikan perekonomian Indonesia karena digunakan untuk kembali mendesakan berbagai agenda liberalisasi ekonomi. Juga, kata Dani, Indonesia akan dirugikan dengan pembayaran commitment fee, front-end fee, dan lain-lain.

Ia mencontohkan, pada tahun 2009, ketika menandatangani perjanjian utang siaga dari Bank Dunia sebesar 2 miliar dolar AS, pemerintah harus menyetor pembayaran front-end fee sebesar 5 juta dolar AS di luar pembayaran bunga.

Untuk diketahui, saat ini pemerintah Indonesia tengah menanti realisasi komitmen utang siaga sebesar US$ 5,5 milar (Rp51,7 triliun). Komitmen utang itu berasal dari Bank Pembangunan Asia (ADB) sebesar 500 juta dolar AS, Bank Dunia senilai 2 miliar dolar AS dan pemerintah Australia sebesar 1 miliar USD. Sisanya diharapkan dari pemerintah Jepang.

Mahesa Danu

Tags: , ,

  • jetri garsia

    bikin malu aja sby, gaji lo aja bwt rakyat miskin

  • disqus_I8oRrKJmgw

    pantesn bnyk pngemis brkeliarn d lampu merah….

FeedBerlangganan Via RSS FEED

Info Artikel Terbaru Via Surel :