Pesta Demokrasi Di Tingkat RT/RW

Kamis, 24 Februari 2011 | 17:10 WIB 0 Komentar | 227 Views

Situasi politik di RT 005/02 Kampung Guji Baru, Kel. Duri Kepa, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat mendadak panas. Warga setempat sedang menggelar acara pemilihan ketua RT yang baru.

Meskipun berlangsung sederhana dan apa adanya, tetapi ratusan warga sudah berjejal di sekitar lokasi pemilihan. Tidak saja kaum muda dan bapak-bapak yang tampak bersemangat, para ibu dan kaum perempuan pun terlihat larut dalam atmosfer pemilihan ini.

Jumlah warga RT 005/02 mencapai ribuan orang, tetapi yang punya hak pilih berjumlah 423 orang. Maklum, sebagian besar penghuni RT ini adalah kaum pendatang, yang terkadang hanya beralamat sementara ataupun belum terdaftar sebagai warga resmi.

Panitia pelaksana pemilihan pun terbilang kreatif. Mereka membuat semacam undian sederhana pasca pemilihan. Acara sendiri berlangsung di Aula Serbaguna RT 005/02 kampung Duri.

Dua pasang kandidat siap bertarung dalam pemilihan kali ini, yaitu pasangan Misno-Suardi dan Sukandar-Heru. Misno dikenal sebagai mantan aktivis mahasiswa di tahun 1998, sedangkan Suardi adalah ketua perkumpulan bulu-tangkis di kampung Guji Baru.

Jika pasangan pertama adalah bekas aktivis dan pengurus olahraga, maka pasangan kedua adalah aktivis yang masih aktif dan intelektual. Sukandar, akrab disapa Nandar, adalah Sekretaris Jenderal Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI), sedangkan Heru adalah dosen di sebuah perguruan tinggi di Jakarta.

Pasangan Misno-Suardi diberi gelar “kapas”, sedangkan pasangan Sukandar-Heru diberi nama “Padi”. Begitulah cara warga Guji Baru memberi warna dalam proses demokrasi di kampung mereka.

Menjelang pemilihan

Apa yang menarik untuk diceritakan di sini adalah bagaimana aktivis pergerakan menggunakan pemilihan ketua RT sebagai panggung gerakan untuk menarik partisipasi rakyat, sekaligus sebagai proyek mini untuk melakukan transformasi sosial di tingkatan RT.

Jauh-jauh hari sebelum pemilihan, Sukandar dan Heru yang mewakili kaum pergerakan sudah berkampanye luas kepada massa rakyat. Cara paling efektif yang dipergunakan adalah pembagian selebaran. Dua kali mereka membagikan selebaran secara massal dan luas. Selebaran itu, yang berisi program-program Sukandar-Heru, tertempel di tembok-tembok, dinding rumah, pos ronda, warung makan, dan tempat-tempat umum lainnya.

Menariknya, Sukandar mengajukan program yang tidak muluk-muluk, tetapi program yang sangat konkret dan berhadapan langsung dengan kebutuhan rakyat di RT-nya, seperti pembebasan biaya administrasi bagi warga saat pengurusan KTP, pembuatan KK, dan administrasi pemakaman.

Sementara selebaran kedua berisi seruan moral dan doa restu dari warga agar warga tidak salah dalam memilih. Selain itu, selebaran itu mengajak warga untuk menggunakan hak pilihnya dengan benar.

Mendorong partisipasi rakyat untuk melakukan perubahan

Salah satu kunci dalam mendorong perubahan adalah partisipasi kerakyatan. Jika rakyat tidak berpartisipasi secara aktif sebagai protagonis, maka sudah bisa dipastikan bahwa perubahan itu akan mandek. Sukandar sangat menyakini hal itu.

Oleh karena itu, sebagai program pertamanya di awal jabatan, Sukandar akan mengaktifkan forum RT sebagai sarana untuk menarik partisipasi warga dalam mendiskusikan persoalan-persoalan dan program apa yang bisa dijalankan.

“Forum ini punya kesempatan untuk mencabut mandat ketua RT dalam 2-3 bulan mendatang, jika dianggap tidak ada perbaikan. Ini sudah diatur dalam perda DKI nomor 36 tahun 2001 tentang pedoman RT/RW,” kata Sukandar.

Program selanjutnya yang mendesak dilakukan Sukandar adalah pendataan kembali jumlah warga. Selama ini banyak warga yang luput dari program sosial pemerintah karena tidak terdata.

Ia juga menyatakan kesiapannya untuk bekerjasama dengan pihak luar, terutama yang berkeinginan memajukan pembangunan dan kesejahteraan rakyat di daerahnya.

Untuk lingkup RW, pejabat RT baru ini akan mempromosikan pemilihan ketua RW02 yang lebih demokratis. Selain itu, mereka memilih dan mengajukan calon untuk anggota Lembaga Masyarakat Kelurahan (LMK) Duri Kepa.

Tags: ,

FeedBerlangganan Via RSS FEED

Info Artikel Terbaru Via Surel :