Jutaan Orang Akan Turun Ke Jalan Di Mesir Hari Ini

Pihak penyelenggaran aksi massa yang menduduki jalan-jalan di kota Mesir telah menyerukan aksi sejuta orang pada hari ini untuk melawan rejim Hosni Mobarak.

Polisi mulai diturunkan kembali di jalan-jalan, sementara tentara ditugaskan pembangun pos-pos pemeriksaan, tetapi tidak berhasil menghalangi puluhan ribu demonstran yang bergerak di Kairo dan kota-kota lainnya.

Sekarang ini, lebih dari seratus orang demonstran sudah tewas dan puluhan lainnya terluka sejak protes dimulai akhir minggu lalu.

Dengan begitu, rakyat mesir terus mengisolasi pemimpin berusia 82 tahun itu, yang beberapa hari lalu baru saja mengangkat wajah-wajah baru dalam kabinetnya.

Ada satu perubahan besar: Menteri dalam negeri, Mahmoud Wagdi, yang bekas kepala penjara, digantikan oleh Habib el-Adly.

Namun, meskipun pemerintahan Mobarak mencoba menampilkan wajah baru dalam pemerintahannya, tetapi gerakan protes tetap menjanjikan akan melakukan tekanan hingga rejim Mobarak berakhir–dengan menargetkan hari jumat sebagai puncaknya.

Tiga puluh hingga empat puluh kelompok oposisi, termasuk partai islam Ikhwanul Muslimin, sudah berkumpul untuk merancang masa depan negeri ini.

Sebuah laporan menyebutkan bahwa para delegasi mendiskusikan sebuah usulan yang menunjuk bekas kepala pengawasan nuklir PBB, Mohamed El Baradei, untuk menjadi pemimpin dari demonstran.

Wakil pimpinan Ikhwanul Muslimin, Rashad al-Bayoumi, menyatakan bahwa “apa yang dicapai dalam pertemuan hari ini adalah untuk merumuskan strategi persatuan guna menghapus rejim Mubarak.”

“Apa yang kami miliki di sini adalah kesempatan besar bagi rakyat Mesir untuk melakukan perubahan.”

Dan di lapangan Tahrir Kairo, pusat dari aktivitas protes, kelompok gerakan pemuda 6 April yang didirikan oleh Israa Abdel-Fattah said mengatakan: “Kami tidak akan hidup normal sebelum Mubarak jatuh.”

Serikat buruh independen telah menyerukan kepada anggotanya untuk membentuk komite tempat kerja sebagai “perlindungan dan pertahanan” di tengah-tengah masih berlangsungnya aksi protes.

Dalam pernyataannya pada hari minggu, Pusat untuk Serikat Buruh dan Pekerja Jasa, yang menyatukan pekerja pengumpul pajak, kesehatan, dan sektor industri, mengumumkan pembentukan federasi baru serikat buruh mesir.

“Gerakan buruh adalah jantung dan jiwa revolusi rakyat Mesir,” katanya.

Mereka telah menyerukan pembentukan “komite di seluruh pabrik dan perusahaan” dan mengatakan akan melakukan pemogokan umum.

Posisi itu digambarkan bertentangan dengan Federasi Serikat Buruh Mesir yang kolaborasionis, yang menyerukan aparatusnya memantau aktivitas pekerja.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
Tags: