Jumlah Peserta Aksi Jalan Kaki Petani Jambi-Lampung Bertambah

Petani Jambi-Mesuji

Kekuatan peserta aksi jalan kaki (long march) petani dari Jambi menuju Jakarta terus bertambah. Jumat (11/1) siang, sebanyak 21 petani dari desa persiapan Tugu Roda areal perluasan register 45 Mesuji bergabung dengan aksi long-march petani.

Dengan demikian, jumlah petani yang berpartisipasi dalam aksi long-march menuju Jakarta sudah berjumlah 70 orang. “Kawan-kawan petani Jambi, yang sudah sebulan lebih berjalan kaki, merasa menemukan semangat baru dengan bergabungnya kawan-kawan petani dari Mesuji,” kata Ahmad Muslimin, aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) Lampung yang turut berjalan kaki bersama petani.

Menurut Ahmad, kalau tidak ada halangan, besok (12/1) sore juga akan bergabung 20-an petani dari desa persiapan Sido Rukun areal perluasan register 45 Mesuji.

Sementara, pada saat petani Jambi dan Mesuji memulai aksi jalan kakinya tadi pagi, 2 orang petani dari desa Sendang Ayu dan 1 orang dari desa Surabaya juga bergabung. Mereka akan turut berjalan kaki bersama peserta aksi hingga kota Bandar Lampung.

Aksi long-march petani Jambi sudah memasuki hari ke-31. Selama dua hari, yakni 9 dan 10 Januari, petani mengunjungi petani di tiga desa di Kecamatan Padang Ratu, yakni desa Sendang Ayu, Surabaya, dan Padang Ratu.

Lalu, Jumat (11/1) pagi, petani kembali melanjutkan aksinya dengan mengambil titik pemberangkatan di depan Graha Pena Lampung Tengah. Sebelum berangkat, sejumlah petani dari Sendang Ayu, Surabaya, dan Padang Ratu datang memberi bantuan, seperti beras, sayur-sayuran, dan pakaian bekas layak pakai.

Malam ini petani akan menginap di Aula Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Lampung tengah. Di sela-sela waktu beristirahat, para petani menerima kunjungan dari Laskar Merah Putih Lampung Tengah dan pengurus KPK-PRD Lampung Barat.

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut