Inti Illimani Dan Lagu-Lagu Kerakyatan

Inti Illimani.jpg

Tidak ada revolusi tanpa lagu-lagu. Kata-kata itu merupakan slogan dari sebuah gerakan musik di Chile: Nueva Canción (nyanyian baru). Nueva Canción berusaha memadukan lagu-lagu rakyat, musik khas Amerika Latin, dan protes sosial.

Nueva Canción melahirkan banyak musisi revolusioner: Violeta Parra, Victor Jara, Quilapayún, dan Inti Illimani. Mereka turut berkontribusi dalam mengantarkan Salvador Allende, seorang capres berideologi marxisme, menjadi Presiden di Chile dalam pemilu tahun 1970.

Tak mengherankan, begitu militer kanan di bawah pimpinan Pinochet mengkudeta Allende tahun 1973, para seniman revolusiner ini turut ditumpas. Gerakan Nueva Canción dibumihanguskan. Lagu-lagu mereka dilarang. Banyak diantaranya, seperti Inti Illimani dan Quilapayún, harus menjadi exile di Eropa.

Kali ini kita akan bertutur tentang Inti Illimani. Grup musik ini dibentuk oleh mahasiswa-mahasiswa teknik di Universidad Técnica del Estado (UTE) di kota Santiago. Inti Illimani berarti matahari dari Illmani. Illimani sendiri merupakan nama sebuah pegunungan di Bolivia.

Formasi awal grup ini adalah: Horacio Salinas, José Seves, Horacio Durán, Jorge Coulón, Max Berrú, Marcelo Coulón, dan José Miguel Camus. Namun, dalam perkembangannya, ada anggota yang keluar dan kemudian digantikan oleh anggota baru.

Ketika dibentuk 1967, gerakan nueva cancion sedang populer. Dan, seperti dikenang oleh Jorge Coulón, Inti-Illimani segera mengidentifikasi dirinya bagian dari Nueva Cancion.

Daya tarik Nueva Cancion terletak pada usahanya meracik lagu-lagu rakyat, alat musik tradisional Amerika Latin, dan konteks ekonomi-politik yang sedang berkembang. Gebrakan ini sangat penting dan sekaligus revolusioner. Maklum, sebagai bekas negara jajahan, musik dominan di Chili saat itu adalah Spanyol dan Amerika Serikat.

Pada tahun 1969, Inti Illimani mulai tur negara tetangga mereka, Bolivia. Di sana mereka mendapat sambutan hangat. Di sini mereka merekam album pertama Si somos americanos dan album kedua Canciones de la Revolución Mexicana.

Sepulang dari Bolivia, mereka segera bergabung dalam kampanye untuk memenangkan Salvador Allende. Inti Illimani, bersama dengan Victor Jara, menyanyikan lagu kampanye Allence: Venceramos. Inti-Illimani turun ke tengah-tengah rakyat guna mengajak mereka memilih kandidat dari Unidad Popular, Salvador Allende.

Bagi Inti Illimani, dukungan mereka terhadap Salvador Allende karena pemerintahan ini memperjuangkan suatu masyarakat yang berdasarkan pada keadilan dan kesetaraan. Setelah pemerintahan Allende berdiri, Inti Illimani membuat lagu-lagu yang mempromosikan program-program pemerintah. Album itu diberi nama “Canto al programa”.

Dalam perjalanan karirnya, Inti-Illimani selalu berusaha menghadirkan karya-karya yang senapas dengan perjuangan rakyat Chili. Sayang, keinginan itu diinterupsi oleh kudeta militer tahun 1973. Pemerintahan Salvador Allende terguling. Saat itu, Inti Illimani sedang melakukan tur di Italia. Alhasil, karena kudeta di negerinya, mereka terhalang pulang. Sejak itulah mereka menjadi exile.

Hidup di pengasingan tentu sebuah pengalaman pahit bagi siapapun, termasuk bagi Inti-Illimani. “Menjadi exile sangat berat. Ini bukan obat yang baik bagi musisi dan bagi siapapun. Dan yang paling mengerikan adalah ketidakpastian: anda tidak pernah tahu berapa lama anda di negeri orang ataukah anda akan mati di negeri orang,” kenang Jorge Coulon.

Meski demikian, mereka tidak bisa menghindar dari kenyataan. Karena itu, personil Inti Illimani berusaha memetik pelajaran. Bagi Coulon, menjadi exile berarti bertemu orang-orang baru dan kenyataan baru. Dan itu berarti “sekolah baru” bagi mereka dan karya-karya mereka.

Selama 14 tahun Inti-Illimani menjadi exile. Selama itu pula mereka tetap berkarya dan menggelar konser-konser di berbagai negara. Mereka punya jutaan penggemar di Eropa dan Amerika Latin.

Tanggal 8 September 1988, Inti Illimani kembali ke negerinya. Ribuan rakyat Chile menyambut mereka di bandara. Mereka membuat pertunjukan darurat. Lagu pertama yang mereka nyanyikan berjudul “Vuevlo” (Aku Kembali). Ribuan orang ikut menyanyi bersama-sama. Hari itu sangat dikenang oleh anggota Inti Illimani. Bayangkan, 14 tahun diasingkan oleh rezim militer, ternyata mereka masih dicintai oleh rakyat Chile.

Inti-Illimani juga ikut dalam kampanye menentang keberlanjutan kekuasaan diktator Pinochet. Kampanye tersebut disebut “campaña por el NO” (Kampanye untuk mengatakan “Tidak” untuk 8 tahun lagi kediktatoran Pinochet). Sejarah mencatat, kampanye “No” memenangkan plebisit yang berlangsung tanggal 5 Oktober 1988.

Di bulan yang sama, Inti Illimani mengisi pertunjukan Amnesti Internasional di Mendoza, Argentina. Di sana ia satu panggung dengan artis-artis seperti Bruce Springsteen, Sting, Tracy Chapman, Peter Gabriel, Youssou N’Dour, dan lain-lain.

Sayang, pada tahun 2001, terjadi perpecahan di Inti-Illimani. Tiga pemain kunci, yakni José Seves, Horacio Durán and Horacio Salinas, menyatakan keluar. Belakangan tiga personil yang keluar ini membentuk Inti-illimani Historico. Sementara Jorgen Coulon bersaudara mengubah nama menjadi Inti-Illimani Nuevo (R).

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut