Inilah Nama-Nama korban Pihak Warga Dalam Kerusuhan Di Buol

BUOL: Kerusuhan di depan Mapolsek Biau, kabupaten Buol, selasa malam (31/8) menyebabkan 5 orang warga tewas dan 26 orang lainnya luka-luka. Sebagian besar korban luka karena tertembak oleh peluru polisi.

Kelima korban tewas adalah Herman (24, mahasiswa), Arman S. Adjalu (18, mahasiswa), Ridwan (42, warga), Rosyid Johori (42, warga), dan Ling (18, warga).

Sementara itu, berdasarkan laporan Forum Masyarakat Sulteng anti Kekerasan, masih ada beberapa korban yang dalam kondisi kritis dan sedang dirawat di RSUD Buol. Sebagian besar korban yang sedang kritis itu mengalami luka tembak di bagian kepala, leher, perut dan dada.

Berikut nama-nama korban yang mengalami luka-luka:

NAMA ALAMAT KETERANGAN
AGUS SALIM KEL. KALI Tertembak pada bagian bokong
AMRAN U.S. TA’ARIF KEL. KALI Terluka pada bagian dada
IRFAN LEOK II Luka tembak pada bagian tangan
ABD. RAHIM M. MULI LEOK II Dalam kondisi terluka
SUDIRMAN MAHMUD LEOK II Tertembak pada bagian paha
JURDIN BADALU LEOK II Dalam kondisi terluka
MURHAMU LEOK II Dalam kondisi terluka
SUPRIADI LEOK II Dalam kondisi terluka
NOLDI KEL. BENDAR Dalam kondisi terluka
FIRMAN HADI Dalam kondisi terluka
SUTARTO TURUNGKU LEOK I Tertembak pada bagian perut
SUTOMO LEOK II Dalam kondisi terluka
UMAR A. YASIN LEOK II Dalam kondisi terluka
SUHARTO DOTUTINGGI LEOK I Dalam kondisi terluka
SUNDING LEOK I Anggota Oi Suara Hati, tertembak pada bagian pelipis wajahnya
SAKTIPAN KAPUUNG LEOK I Teretembak pada bagian perut dan kondisi kritis
ADING TURUNGKU LEOK I Tertembak pada bagian kaki
ABDURAHMAN N. DAUSI KEL. KALI luka tembak pada bagian sikut
RIO ARMANDO KALI Tertembak pada bagian wajah, tepatnya dipipih
SYAMSUDIN MONOARFA LEOK I Tertembak pada bagian mata, kondisi kritis
ABRAHAM LEOK I Luka tertembak pada bagian pipih
HAMDANI H. IDRIS KULANGO Luka tembak pada bagian lengan
FIRMAN Dalam kondisi terluka
ALIMIN PAJEKO 30 tahun, tertembak pada bagian leher depan, posisi kritis
DADANG KALI 28 tahun, tertembak
UKENG LEOK II 35 tahun, tertembak pada bagian dada, kondisi kritis

Laporan kronologis juga menyebutkan, korban berjatuhan saat polisi melepaskan tembakan secara terbuka ke arah massa. Di depan rumah sakit Buol, dimana sebagian besar warga berkumpul untuk menyaksikan evakuasi korban, 4 truk polisi yang lewat pun masih menembakkan pelurunya ke arah massa.

Dari pihak kepolisian, seperti dilaporkan kantor berita ANTARA, jumlah korban luka dari pihak kepolisian berjumlah 19 orang. (Rh)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • Nyawa seorang tukang becak sama nilainya dengan nyawa seorang Gubernur, nyawa seorang petani sama dengan nyawa seorang Presiden. Ini dikarenakan kesemuanya memiliki hak politik yang sama di negara ini, yaitu untuk dipilih dan memilih sebagai pemimpin negara. Seorang Marhaen yang cuma petani berhak diusung juga menjadi Presiden, tidak hanya purnawirawan SBY yang bisa. Di dalam model demokrasi ini, setiap rakyat sama dihargai sebagai manusia seutuhnya.

    Pancasila Sila ke 2 sangat mengedepankan masalah “kemanusiaan” dalam ke”beradab”an ini.

    Adalah juga kewajiban Polri untuk menjunjung tinggi sikap kemanusiaan (anti kekerasan) dalam menghadapi aksi demokratik rakyatnya.