Inilah 7 Alasan Buruh Yunani Gelar Pemogokan Umum

Yunani.jpg

Mulai hari Rabu (6/11/2013), kaum buruh di Yunani menggelar pemogokan umum selama 24 jam. Pemogokan itu dimaksudkan untuk menghentikan kebijakan penghematan yang dilakukan rezim sayap kanan di Yunani.

Pemogokan tersebut diorganisir oleh dua serikat buruh utama di Yunani, yakni Konfederasi Utama Serikat Pekerja Yunani (GSEE) dan Konfederasi Pekerja Layanan Publik (ADEDY). Pemogokan ini menyeret serta para guru, dokter, pekerja kota, petugas kereta api dan sopir bus serta petugas pengendali lalu lintas udara.

Berbagai laporan media internasional menyebutkan, pemogokan tersebut berhasil melumpuhkan sejumlah layanan publik, seperti transportasi umum, layanan feri, pengadilan, dan sekolah-sekolah umum.

Tak hanya itu, rumah sakit dan ambulans hanya berfungsi dengan tenaga staff darurat. Sementara sejumlah penerbangan dibatalkan atau dijadwal ulang karena para petugas pengendali lalu lintas udara turut serta dalam pemogokan.

Lebih dari 12.000 anggota dari Front Seluruh Pekerja Militan (PAME), yang berafiliasi dengan Partai Komunis, menerjang hujan lebat untuk mencapai gedung parlemen.

Berikut ini 7 alasan para buruh di Yunani menggelar pemogokan:

Pertama, lebih dari 15 ribu pegawai sektor publik telah dipecat dalam dua tahun terakhir;

Kedua, biaya tenaga kerja telah dipangkas 30% sejak tahun 2008;

Ketiga, enam dari sepuluh angkatan kerja di bawah 25 tahun dinyatakan tidak bekerja;

Keempat, penduduk Yunani rata-rata 40% lebih miskin dibanding tahun 2008;

Kelima, peningkatan jumlah tunamiswa sebesar 25% sejak tahun 2009;

Keenam, satu dari tiga anak di Yunani hidup dalam kemiskinan;

Ketujuh, 6 tahun kebijakan penghematan telah memicu resesi;

Nikos Kioutsoukis, sekretaris jenderal dari GSEE, mengatakan bahwa tujuan pemogokan ini kami ingin mengingatkan pemerintah Yunani dan Troika (IMF, Bank Sentral Eropa, dan Uni Eropa) tidak memberi keuntungan apapun bagi keluarga di Yunani.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut