Ini Tiga Alasan “Swing Voters” Dirikan Perkumpulan

Hari Minggu (21/10/2018) siang, bertempat di Anomali Coffee Menteng, Jakarta Pusat, sejumlah aktivis mendeklarasikan pendirian Perhimpunan Swing Voters (PSV).

Salah satu deklarator PSV, Adhie Massardi, membeberkan tiga alasan dirinya dan sejumlah aktivis mendirikan wadah untuk menampung para swing voters atau pemilih mengambang.

“Yang pertama, dalam sejarah politik Indonesia pasca kemerdekaan, nyaris tidak ada partai politik yang memiliki garis ideologi dan politik yang jelas,” katanya.

Hal tersebut, lanjut dia, membuat parpol tidak punya pendukung yang loyal. Akibatnya, dari pemilu ke pemilu, massa yang tidak memiliki kecenderungan memilih partai tertentu terus meningkat.

Yang kedua, ungkap dia, ketika memasuki era rezim elektoral, panggung kampanye dijejali tim sukses, termasuk lembaga survei dan konsultan politik, dari seluruh kontestan.

“Jadinya udara politik terpolusi oleh omong-kosong dan janji-janji yang tak jelas kapan ditepati,” tutur mantan Juru Bicara Presiden RI ke-4 Abdurahman Wahid ini.

Jadinya, kata dia, tidak ada tokoh berintegritas dan punya objektivitas yang bisa memandu massa swing voters untuk menentukan pilihan secara cerdas.

Alasan ketiga, kata dia, banyaknya kelompok masyarakat swing voters yang memilih golput, sehingga cenderung menurunkan kualitas demokrasi.

“PSV ini hadir untuk menguatkan kualitas rezim elektoral, yaitu memandu kelompok swing voters untuk secara cerdas dan objektif menentukan pilihan politiknya,” terangnya.

Untuk mencapai tujuan itu, Adhie mengungkapkan, PSV akan mengundang berbagai kalangan, termasuk kaum muda di kampus, untuk menjadi volunteer.

“Untuk sementara, kita menggalang volunteer PSV di kota-kota di 7 Provinsi yang gemuk swing voters-nya, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Berdasarkan hitungan berbagai lembaga survei, jumlah swing voters saat ini berkisar 30-35 persen.

Ade Kowareono

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut