Hutan Desa Dieksploitasi, Ratusan Warga Kepung Rumah Kades

BELITUNG TIMUR: Sedikitnya 200-an warga Desa Air Kelik, Kecamatan Damar, Belitung Timur, Kamis (19/8) mendatangi dan mengepung rumah Kepala Desa, Karnadi Karis. Warga sangat marah karena Kepala Desa secara sepihak mengeluarkan surat ijin untuk pengelolaan hutan desa kepada perusahaan sawit.

Menurut Santos (48), seorang warga yang terlibat aksi ini, menyatakan bahwa pemberian ijin ini tidak pernah disosialisasikan kepada warga, tetapi kepala desa telah mengambil inisiatif secara pribadi untuk menyerahkan hutan rakyat kepada perusahaan.

“Kalau hutan itu diserahkan kepada perusahaan, maka kami akan kesulitan untuk mendapatkan kayu bakar. Ada banyak warga yang bergantung secara ekonomi pada hutan itu,” ujar Santos.

Karena Kades menolak keluar untuk menemui massa, warga pun marah dan mengempeskan sebuah mobil Avanza milik Kades yang terparkir di halaman rumah. Karena Kades tetap menolak untuk keluar, warga pun melempari rumah Kades dengan batu.

Menurut Kades Karnadi Karis, ketika dikonfirmasi melalui via telepon seluler, mengatakan, alasan untuk membangun kerjasama dengan PT. Bumi Makmur Sejahtera Jaya (PT. BMSJ) adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Untuk diketahui, warga sudah dua kali melakukan aksi dengan isu serupa. Aksi pertama dilakukan pada pertengahan Juni 2010.

Hingga aksi ini selesai, warga dan Kepala Desa belum menemukan kesepakatan bersama terkait penyelesaiaan masalah ini.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut